SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Jelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memastikan jika pasokan gas bersubsidi LPG 3 Kg di wilayahnya aman dan dijamin tidak ada kelangkaan.
“Meski kuota LPG 3 Kg menurun di bulan ini, namun jumlah tersebut sudah mencukupi kebutuhan masyarakat Bojonegoro,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan Bojonegoro, Agus Hariana, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (9/6/2018).
Dia menyebutkan, sebelumnya jatah kuota yang ditetapkan tahun ini adalah sebesar 850 ribu tabung, namun setelah dilakukan rapat koordinasi dengan PT Pertamina beberapa waktu lalu, kuota dikurangi menjadi 835 ribu tabung.
“Itu berdasarkan kebutuhan masyarakat, kalau digunakan sesuai sasaran atau warga miskin pasti terpenuhi,” imbuhnya.
Selain menjamin ketersediaan stok barang, Dinas Perdagangan juga akan memantau harga LPG dipasaran, dimana sesuai Pergub No 20 Tahun 2010 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp16.000 per tabung.
“Biasanya harga akan naik jika sudah di toko eceran,” ujarnya.
Pihaknya menghimbau agar para pedagang eceran tidak memberikan harga seenaknya kepada masyarakat. Apalagi, harga yang diberikan jauh dari HET. Jika ada kondisi seperti itu, maka Dinas Perdagangan akan memberikan peringatan keras.
“Kita pantau terus sebelum dan sesudah lebaran,” pungkasnya.(rien)Â