SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pangkalan resmi elpiji 3 Kg milik Pertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Veteran, Jalan Veteran, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui sejak Selasa (19/6/2018) pagi, tidak memiliki stok.Â
“Baru hari ini stok kami kosong,” kata Pengawas SPBU Veteran, Iwan Gunarto, saat ditemui suarabanyuurip di kantornya.
Menurutnya, sejak memasuki H-7 hingga lebaran ke lima sekarang ini, ada peningkatan konsumsi sampai 100 persen.Â
“Jika setiap minggu hanya menjual 40 tabung LPG, sejak H-7 sampai sekarang setiap harinya terjual hingga 100 tabung,” tukasnya.Â
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, SPBU Veteran meminta tambahan stok kepada Pertamina setiap dua hari sekali sebanyak 50 sampai 100 tabung.Â
“Kalau kirimannya sedikit, satu orang kami kasih satu tabung. Kalau banyak, satu orang maksimal dua tabung,”tandasnya.Â
Meski saat ini Pangkalan yang dinaunginya tidak memiliki stok LPG 3 Kg, namun, Iwan mengaku tidak tahu harus berbuat apa. Semua kebijakan ada di pemilik SPBU.
“Apakah mau nambah permintaan atau tidak ke Pertamina itu kewenangan bosnya, kami hanya pegawai disini,” ungkapnya.Â
Sementara itu, Suratman (35), warga Desa Campurejo, mengaku kecewa karena kehabisan stok di SPBU Veteran. Padahal, itu tujuan terakhirnya untuk mendapatkan LPG 3 Kg.Â
“Sudah muter-muter ke toko eceran sampai agen, sampai pangkalan di seputaran kota, stoknya kosong semua,” pungkasnya.(rien)