SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Sekretariat Bersama (Sekber) relawan penanggulangan bencana Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, resmi dideklarasikan di Pendopo Kecamatan setempat pada Minggu (25/6) sore. Terbentuknya pengurus relawan di jalur pipa minyak Blok Cepu ini, menjadi Sekber keempat di Bumi Wali (sebutan lain Tuban).
“Terimakasih atas dukungan semua stakeholder sehingga deklarasi Sekber relawan Plumpang sukses,” ujar Ketua Pengurus Terpilih Sekber Relawan Plumpang, Slamet Sugianto, kepada suarabanyuurip.com usai kegiatan.Â
Pria yang pernah berproses di UKM Mahipal Unirow Tuban ini, menegaskan program jangka pendek dari Sekber relawan Plumpang yaitu melatih sekaligus meningkatkan skill anggota. Untuk program jangka panjang yakni, baksos (penanggulangan bencana wilayah Plumpang), dan untuk lebih detailnya masih dalam proses pembahasan.
Ketua Relawan Bencana Tuban, Aipda Didik Utomo, bersyukur deklarasi Sekber Relawan penanggulangan Bencana Kecamatan Plumpang berjalan lancar. Pihaknya berterimakasih kepada kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono atas dukungannya.Â
“Alhamdulillah 4 kecamatan sudah terbentuk pengurus Sekber tingkat kecamatan semoga teman-teman relawan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.Â
Sementara, Camat Plumpang, Saefiyudin, menjelaskan terbentuknya Sekber ini murni keinginan relawan di wilayahnya, bukan karena inisiatifnya sebagai mantan pegawai di BPBD Tuban. Keinginan yang tulus inilah, membuat relawan di Plumpang sekarang lebih siap mencegah dan menanggulangi bencana bersama masyarakat.
“Di Plumpang bencana tahunannya banjir luapan Sungai Bengawan Solo,” pungkas Asep sapaan akrabnya.Â
Dalam deklarasi Sekber Relawan ini, semua stakeholder terlibat mulai dari Polsek, Koramil, dan masyarakat. Dukungan penuh juga datang dari BPBD Tuban, dan berjanji memberi porsi lebih dalam meningkatkan kapasitas relawan. (aim)