SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui hanya mendengar kabar jika adanya alih kelola di Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, dari Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) ke Pertamina EP Asset 4.
“Saya mendengar kabar, kalau Lapangan Sukowati sekarang diambil alih Pertamina EP Asset 4,” kata Kepala Dishub Bojonegoro, Iskandar, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (25/6/2018).
Menurutnya, dengan adanya alih kelola tersebut seharusnya Pertamina EP Asset 4 segera berkoordinasi dengan Pj Bupati Bojonegoro agar bisa meneruskan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjalankan tugas sesuai tupoksinya.
“Tupoksi kami masalah Analisis Dampak Lalu Lintas atau Andalalin. Nah, kalau sudah ada instruksi dari pimpinan, tentu akan kami jalankan tugas tersebut,” kata Iskandar.
Seharusnya, dokumen Andalalin di Lapangan Sukowati diubah sesuai pemrakarsa yang baru sekarang ini. Karena, sesuai perubahan pemrakarsa, tentu ada perubahan kebijakan-kebijakan yang harus dijalankan.
“Contohnya saja, izin dispensasi jalan yang sudah tidak berlaku tapi transportasi alat berat tetap berjalan. Ini yang bertanggung jawab siapa,” tukasnya.
Dikonfirmasi terpisah, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, mengatakan, jika izin dispensasi jalan untuk tarnsportasi alat berat di Lapangan Sukowati telah diurus oleh mitra kerja pelaksana kontrak rig.
“Surat izin dengan tekhnis operasi dan beban jalan, diurus oleh mitra kerja pelaksana kontrak rig,” tandasnya.
Agus menjelaskan, pelaksana sebelumnya adalah PT Tiga Musim Mas Jaya (TMMJ), dan untuk rig yang beberapa waktu lalu bergerak dilaksanakan oleh PT Pertamina Drilling Servis Indonesia (PDSI) dari Karawang, Jawa Barat.
“Biasanya sudah saling koordinasi,” pungkasnya.(rien)Â