SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 200 pemuda dari berbagai latar belakang agama berbeda mengikuti kemah lintas iman yang dilaksanakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di Lapangan Wisma Toyoaji Desa Wedi, Kecamatan Kapas, selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (4-6 Juli 2018).Â
Pembukaan kemah dihadiri oleh sejumlah Ketua Organisasi Kepemudaan Lintas Iman seperti Pemuda Muhamaddiyah, GP Ansor, IPNU, Pemuda Katolik, Pemuda Kristen, TITD Hok Swie Bio, Bamag, Pemuda Gereja Betani, GKAI Hosana, serta Ketua Paguyuban Umat Beragama Kabupaten Bojonegoro.
Ketua DPD KNPI Bojonegoro Anam Warsito, menjelaskan tujuan diadakanya Kemah Pemuda Lintas Iman ini untuk memperkuat kerukunan antar pemuda lintas iman di Bojonegoro sehingga kedepan hubungan atar umat beragama akan berjalan sejuk dan harmonis walau diantara mereka berbeda iman.Â
“Selain itu harapan jangka panjangnya adalah kita sedang menyemaikan sikap toleransi dan pluralisme antar umat beragama dikalangan pemuda Bojonegoro,”lanjut pria yang jjga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro.
Sehingga akan memperkuat persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI. Selain itu, pihaknya juga berharap dalam tahun politik ini jangan sampai sentimen agama dipakai untuk kampanye hitam dalam dunia maya.Â
“Karena rentan memancing kebencian yang bisa berujung terjadinya konflik horisontal,” pungkasnya.Â
Untuk diketahui, ratusan pemuda dari latar belakang agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buda dan Kong Hucu.(rien)