SuaraBanyuurip.com -Â Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) ring satu Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, menunggu tindaklanjut dari Pertamina EP terkait sejumlah masukan yang disampaikan saat silaturahmi di lokasi Pad B, Rabu (4/7/2018) lalu.
“Sudah kami menyampaikan semua kepada Pertamina EP Asset 4,” kata Kepala Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Edi Sampurno, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (6/7/2018).Â
Diantaranya tentang perekrutan tenaga kerja, keterlibatan vendor lokal, pembebasan lahan untuk pemanfataan pipa seluas kurang lebih tiga hektar, serta keberlanjutan program Corporate Sosial Responsibility (CSR).Â
“Yang program CSR sementara ini, desa ring 1 masing-masing dapat Rp100 juta,” jelas kepala desa ring satu Pad Sukowati itu.Â
Dana CSR tersebut merupakan kelanjutan dari program operator Lapangan Sukowati sebelumnya, JOB P-PEJ yang hanya berlaku hingga Agustus 2018 nanti.Â
“Kita tunggu, apakah selanjutnya akan diberi lagi oleh Pertamina EP Asset 4 atau baru dikasih tahun depan,” tutur Edi, sapaan akrab Edi Sampurno.Â
Semua masukan yang disampaikan Pemdes Campurejo, telah dicatat oleh Managemen Pertamina EP Asset 4 untuk kemudian dibahas di internalnya.Â
“Kita tunggu saja, bagaimana tindak lanjut semua usulan Pemdes tersebut,” pungkasnya.Â
Senada disampaikan, Kepala Desa Sambiroto, Sudjono. Keterlibatan tenaga kerja lokal sangat dinanti masyarakat setempat.Â
“Berapapun jumlahnya, kita menyesuaikan. Yang penting, ada imbal balik bagi warga yang terdampak,” sambungnya dikonfirmasi terpisah.(rien)