Kabar Duka Pascapilkada Bojonegoro

Andi Tjandra Kepala Dinas Pu dan Bina Marga

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Bojonegoro, Jawa Timur, Andi Tjandra meninggal dunia, Sabtu ( 7/7/2018) pagi, pukul 04.00 WIB. Meninggalnya Andi, sapaan akrabnya, begitu mendadak, karena sebelumnya tidak sakit. 

Kabar duka beredar di group WhatsApp sepuluh hari pasca Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati 27 Juni lalu, atau tiga hari setelah rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 5 Juli 2018 kemarin, yang dimenangkan pasangan calon Anna Muawanah – Budi Irawanto.

Andi telah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (sekarang Dinas PU dan Bina Marga) cukup lama sejak pemerintahan Mantan Bupati Santoso, hingga mantan Bupati Suyoto dua periode, sampai sekarang.

Banyak karya karya fenomena infrastruktur yang berhasil dikerjakannya antara lain menangani rebah Masjid Agung Darussalam, Pembangunan Gedung Pemkab berlantai tujuh.

Kemudian Gelanggang Olahraga Dari Bojonegoro untuk Indonesia (GOR Dabonsia) yang terletak di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Jembatan yang menghubungkan Kasiman dan Padangan, serta Jembatan yang tengah dalam proses penyelesaian yakni jembatan Trucuk yang menghubungkan Kota Bojonegoro.

Baca Juga :   Positif Corona Bojonegoro Terus Bertambah, Bupati Keluarkan Larangan Kegiatan Idul Fitri

Dari serentetan mega proyek itu ada beberapa yang menjadi sorotan publik yakni pembangunan jembatan Bojonegoro – Trucuk yang penyelesaiannya tak sesuai targat. Pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Akademi Komunitas Negeri ( AKN) di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Heru Sugiaharto, membenarkan kabar duka tersebut. Andi Tjandra menghembuskan nafas terakhir pada pukul 04.50 WIB.

Sesuai keterangan pihak keluarga, lanjut Heru, almarhum sebelumnya tidak mengeluhkan apapun, dan tidur seperti biasa. Namun pada pukul 04.50 WIB, ketika akan dibangunkan keluarganya, pria berusia 55 tahun itu sudah ditemukan tidak sadarkan diri. 

“Kita telah kehilangan sosok yang sangat luar biasa yang selama ini telah mengabdikan ilmunya bagi masyarakat Bojonegoro,” kata Heru melalui siaran persnya.

Heru mengungkapkan, almarhum pada hari Rabu dan Kamis lalu masih mengikuti agenda rapat yang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro dan tampak sehat. 

“Jadi kami sangat kaget menerima kabar duka dari pihak keluarga,”imbuhnya.

Sekarang ini jenazah berada di rumah duka Jalan Adhiyaksa Surabaya. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kembang Kuning Surabaya pada Minggu, (8/7/2018) besok. 

Baca Juga :   2 Ton Solar dari Sumur Tua Diamankan

“Pak Andi merupakan sosok pria yang supel, ramah dan sederhana. Kita berdoa semoga amal baiknya selama ini diterima Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” pungkas Heru.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *