Tahun Ini Estimasi DBH Migas Bojonegoro Capai Rp2 Triliun

Herry Sudjarwo

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pendapatan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) tahun 2018 yang akan diterima Bojonegoro, Jawa Timur, diperkirakan mengalami kenaikan dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesarRp970 miliar menjadi Rp2 triliun. 

“Estimasi kita, bisa jadi tahun ini kita menerima Rp2 triliun,” kata Kepala Badan Pendapatan Herry Sudjarwo, Senin (9/7/2018). 

Kenaikan tersebut dikarenakan harga minyak mentah dunia yang juga naik dari USD48 per barel menjadi USD70 per barel. Jual beli minyak mentah termasuk di Bojonegoro menggunakan kurs dolar. 

“Naiknya harga minyak mentah dunia sudah tentu mempengaruhi pendapatan DBH Migas kita,” imbuhnya. 

Dengan kenaikan tersebut, pemerintah pusat secara otomatis memiliki kurang salur kepada Pemkab Bojonegoro sebesar Rp806 miliar, karena di dalam APBN untuk asumsi harga minyak mentah dunia adalah USD48 per barel, dan kini naik menjadi USD70 per barel. 

“Kurang salur Rp806 miliar itu sebesar Rp759 miliar digunakan untuk menutup lebih salur Pemkab. Dan kita masih bisa dapat sisanya,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Perda Konten Lokal Masih Tabu di Lapangan Gas Cepu

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *