BPBD Mulai Dropping ke Desa

krisis air bersih 2

SuaraBanyuurip.com – Aly Imron

Tuban- Terhitung sejak hari Selasa (10/7/2018), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur mulai mendropping air bersih di Dusun Gempol, Desa Genaharjo Kecamatan Semanding. Dusun di tengah sawah ini, selama sebulan bulan terakhir kesulitan mendapatkan air karena sumber mata air mengering.  

“Sebulan lebih sudah jarang turun hujan,” ujar warga Dusun Gempol, Kasmuji (50), saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com di sela mengantre dropping air di depan rumahnya.

Pria berkulit sawo matang ini, mengaku di hari-hari biasa bersama warga lainnya selalu mengandalkan air sumur di halaman rumah salah satu warga. Semenjak kemarau tiba, debit air sumur terus menyusut dan belakangan rasanya asin dan kotor.

Sumur tersebut sekarang ditinggalkan warga, dan memilih mengambil air dari sumber mata air di tepi desa. Sekalipun jarak tempuh cukup jauh, namun hanya itu pilihan warga Gempol.

“Sumber di tepi desa sekarang pun mulai mengering sejak warga berbondong-bondong kesana,” jelas pria beranak dua.

Untuk minum dan masak tiap hari, Kasmuji bersama istrinya bernama Sridodo (47) memilih untuk membeli air galon. Sedangkan untuk mencuci, mandi, dan memberi minum hewan ternak masih mengandalkan air sumur yang rasanya semakin asin.

Baca Juga :   Warga Terbantu dengan Transportasi Sementara

“Tiap hari keluarga saya habis tiga galon air,” terangnya.

Dia berterimakasih kepada Pemkab melalui BPBD Tuban, yang sigap merespon keluhan warga. Diharapkan pengiriman air ini lancar, supaya warga tidak perlu jauh-jauh mendapatkan air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Gaguk Hariyanto, menjelaskan untuk hari pertama dropping menyasar Desa Genaharjo dengan mobil tanki air kapasitas 5000 liter. Dilanjutkan ke Desa Sembungrejo dengan mobil tangki berkapasitas 7000 liter.

“Hasil survei tim ada 26 desa di 7 kecamatan yang kekeringan,” sergahnya.

Kecamatan tersebut meliputi, Semanding, Grabagan, Kerek, Parengan, Bangilan, Senori, dan Jatirogo. Ketujuh titik tersebut akan dikirimi air sesuai jadwal yang dibuat oleh BPBD Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *