Tim Penggerak PKK Tuban Nilai Lomba Green & Clean di Socorejo

PKK TUBAN

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melakukan penilaian lomba Green and Clean di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Lomba tahunan tersebut bertujuan merangsang masyarakat Tuban, terutama desa untuk hidup bersih.

Dalam penilaian lomba tersebut, dihadiri oleh Ketua PKK Kabupaten Tuban Hj. Qodiriyah Fathul Huda, Camat Jenu, Moh Maftuchin Riza, Penggerak PKK Kecamatan Jenu, serta seluruh Penggerak PKK desa setempat.

“Socorejo berkomitmen menjadi desa hijau dan bersih,” ujar Kepala Desa Socorejo, Arief Rahman Hakim, kepada suarabanyuurip.com di lokasi lomba RT 02 RW 01 Socorejo, Kamis (19/7/2018).

Kang Arief sapaan akrabnya, menjelaskan, untuk menjadi yang terbaik pihaknya bersama stakholder dan masyarakat, bergotong royong mempercantik lingkungan desa ring 1 PT Semen Gresik (persero). Mulai penghijauan lahan, pengecatan lingkungan, bank sampah, sekaligus pengenalan produk-produk unggulan masyarakat Socorejo.

“Pemdes dan masyarakat Socorejo akan terus membangun dan bangkit berjaya,” tegas Kades muda yang hobi blusukan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga :   Harga Tanah Tembus Rp500.000

Alumnus PMII Jogja ini, optimis jika Socorejo menjadi yang terbaik dalam lomba ini. Berkat dukungan masyarakat, tahun 2017 lalu desanya menyabet pernghargaan juara 2 dalam lomba 10 program pokok PKK Kabupaten Tuban.

Sementara mewakili Qodriyah Fathul Huda, Ketua Pokja 3, Tri Astuti Tajuddin, menjelaskan, tujuan lomba tahunan ini untuk mendorong masyarakat hidup sehat dan bersih. Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi, jika desa tersebut ingin menjadi juara terbaik.

“Indokator pertama adalah penghijauan, dimana mememanfaatan lahan pekarangan dari RT-desa-kecamatan bisa hijau semua,” sergahnya.

Indikator lainnya, kebersihan dimana tidak hanya bersih sekilas, tapi lingkungan sekitar mulai desa sampai tingkat kecamatan juga harus sedap dipandang. Tak kalah pentingnya, peran dan antusiasme warga terhadap pembangunan desa.

Masyarakat juga harus berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Apakah rumahnya bersih, atau masih ada jentik nyamuknya. Kondisi drainase juga harus baik. Lebih dari itu, apakah warga sering mengkonsumsi buah dan sayur.

“Sampah juga harus dipisah antara organik dan non organik. Ditambah setiap sejengkal tanah juga harus ditanami,” pungkasnya. (Aim)

Baca Juga :   Satpol PP Tangkap 2 PSK

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *