SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, terpilih, Budi Irawanto, akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab, setelah dirinya resmi dilantik pada 20 September 2018 mendatang.
“Sebelum kami melaksanakan semua program unggulan, harus ada hasil audit terlebih dahulu,” kata Wawan, sapaan akrabnya kepada suarabanyuurip.com, usai rapat pleno terbuka penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di Kantor KPU Jalan KH Rosyd Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, Kamis (26/7/2018).
Saat ini, tim transisi bentukan Anna Muawanah – Budi Irawanto (Anna-Wawan) telah mengakomodir visi dan misi lima tahun kedepan bersama Tim Anggaran Pemkab Bojonegoro dan Badan Anggaran DPRD Bojonegoro.Â
“Visi dan misi kami sudah diakomodir di dalam KUA PPAS, dan bisa dilaksanakan pada APBD tahun 2019 namun tidak bisa semuanya,” imbuhnya.Â
Partai pendukung Anna-Wawan yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDI Perjuangan memiliki 12 kursi di DPRD Bojonegoro. Namun pria yang hobi trail ini optimis politisi di lembaga dewan tidak akan menentang program-program unggulannya sebagai janji politik di masyarakat.Â
“Kami yakin, DPRD tidak akan menentang program unggulan yang sudah disiapkan,” tegasnya.Â
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, mengungkapkan, akan mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Anna-Wawan, selama berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.Â
“Kalau tidak ya kita kritisi. Tapi sepanjang program-programnya bagus dan baik ya pasti kita dukung,” pungkasnya.(rien)