Warga Datangi Kantor Dewan

Warga demo

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Sebanyak sepuluh orang dari Forum Kedaulatan Rakyat Bojonegoro (FKRB) melakukan aksi damai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, pada Selasa (1/8/2018).

Rombongan dikawal oleh puluhan anggota Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro dan diterima oleh anggota Komisi A diantaranya Anam Warsito, Doni Bayu Setiawan, dan Didik Purwanto.

Ketua FKRB, Edy Susilo, menyampaikan, kedatangannya kali ini ingin mengadukan kepada DPRD sebagai wakil rakyat, terkait nasib warga sekitar ring 1 lapangan minyak dan gas bumi (Migas) yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

“Ibaratnya, kami yang ada di sekitar tambang ini semuanya bondo nekad,” ujarnya.

Namun, tekad warga yang ingin terlibat dalam kegiatan industri migas tersebut justru berbuah kerugian. Salah satunya dengan ditutupnya kilang mini milik PT Tri Wahana Universal atau TWU yang ada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

“Padahal, dengan adanya PT TWU ini telah memberikan dampak positif bagi warga sekitar,” tandasnya.

Dengan ditutupnya PT TWU, pemilik kendaraan operasional berupa tangki minyak banyak yang mangkrak. Padahal, tangki-tangki tersebut masih dalam kondisi kredit.

Baca Juga :   Pemerintah Percepat Pembayaran Dana Kompensasi BBM

“Kita berharap, ada solusi atas permasalahan ini,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito, menyampaikan, telah mengetahui alasan penutupan PT TWU ini.

Penyebab utama tutupnya PT TWU adalah, karena formula penjualan minyak mentah pada PT TWU dinaikkan hingga US$ 6/barel.

“Permasalahan utamanya adalah formula harga penjualannya dinaikkan. Sehingga usaha pengolahan minyak mentah di Bojonegoro ini menjadi tidak ekonomis lagi,” tukasnya.

Oleh sebab itu, Komisi A akan melakukan kunjungan kerja di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *