SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Pasca insiden tabrak lari, Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, Jawa Timur, merazia Dump Truk (DT) pengangkut tanah urug proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di jalan poros Kecamatan Gayam-Kalitidu, tepatnya turut Desa Katur, Bojonegoro, Kamis (2/8/2018).
Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto, mengatakan, sebanyak delapan personel Lantas diterjunkan untuk melakukan razia DT pengangkut tanah urug. Hal itu menindak lanjuti kecelakaan yang menimpa ibu hamil warga Desa Katur, dan mengantisipasi adanya laka-lantas yang berakibatkan fatalitas.
“Kita menghimbau agar tidak overloading atau muatan berlebih,” kata AKP Aristianto, kepada Suarabanyuurip.com.
Dalam razia pihaknya telah mendapati satu DT yang tidak dilengkapi surat-suratnya.
“Supir tidak membawa STNK, buku KIR, yang dibawa hanya SIM,” ucapnya.
Di tambahkan razia DT akan terus dilakukan agar arus lalu-lintas berjalan normal dan pengemudi juga mematuhi aturan berlalulintas.
“Kami tidak pandang bulu jika melanggar akan ditindak tegas,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menghentikan sementara aktivitas dump truk pengangkut tanah urug proyek gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di depan balai desa setempat, Kamis (2/8/2018).
Penghentian menyusul adanya insiden tabrak lari yang diduga dilakukan supir dump truk pengangkut tanah urug saat perjalanan dari arah Selatan menuju utara sekitar pukul 08.50 WIB, tepat di jalan turut Desa Katur.
Dump truk ditengarai nyerempet Romlah (35) yang diketahui sedang hamil delapan bulan, warga Dusun Nopuro, Desa Katur.(sam)Â