200 Pekerja Proyek Gas J-TB Upacara Bendera HUT RI ke-73

Naker JTB upacar HUT RI 73

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko 

Bojonegoro – Sebanyak 200 lebih pekerja Proyek Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Gas Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ikut merasakan kemeriahan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Tahun 2018 ini mereka memperingatinya dengan cara mengikuti upacara bendera di halaman Pioneer Office Proyek GPF, Jumat (17/8). Kolaborasi antara PT Pertamina EP Cepu (PEPC), PT Rekayasa Industri (Rekind) beserta sub kontraktornya, PT Yasa Industri Nusantara (YIN) dan PT Swadaya Graha semakin menambah kemeriahan.

Upacara bendera yang dipimpin oleh Kepala Unit Percepatan Proyek J-TB SKK Migas, Agus Budiyanto berjalan, aman, tertib dan lancar.

Dalam sambutannya, Agus Budiyanto, mengatakan, bahwa semangat persatuan, kerukunan kebangsaaan dan nasionalisme merupakan aset terbesar Bangsa Indonesia dalam menjaga ketahanan nasional.

Peranan industri hulu migas menjaga ketahanan energi merupakan bagian penting membentuk ketahanan nasional. Pada semester pertama tahun ini, rata-rata lifting minyak bumi mencapai 771 ribu barel per hari (Bph).

Baca Juga :   BPBD Minta Perusahaan Petakan Bencana Sekitar

Sedang untuk gas bumi mencapai 1 juta 152 ribu setara barel minyak per hari. Total pencapaian lifting migas Indonesia semester pertama adalah 1 juta 923 ribu boepd atau 96% dari target APBN.

“Semoga proyek-proyek migas kedepan dapat segera terealisasi, dapat semakin dipercepat sehingga ada penambahan baru bagi produksi migas nasional,” katanya.

Setidaknya hingga tahun 2025, industri hulu migas masih memiliki sedikitnya 19 proyek utama hulu migas yang masih berjalan, dan akan menarik investasi hulu migas hingga US$ 19 Milyar dan akan berkontribusi menambah produksi hingga 650 ribu setara barel minyak per hari.

Hal ini diamini oleh PGA & Relation Manager, Kunadi, yang juga mengikuti upacara di Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Khusus untuk proyek JTB, kami memohon doa dari masyarakat Bojonegoro dan Indonesia pada umumnya agar proyek dapat cepat berjalan lancar tepat waktu. Dan semoga bermanfaat dan menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro,” ulas Kunadi. 

Usai upacara Hari Kemerdekaan yang diadakan di wilayah kerja proyek gas ini juga dilanjutkan dengan perlombaan antar para pekerja seperti makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, memakai alat pelindung diri (APD), lomba foto, meniup bola pingpong, memakan kue dari kening, membawa kelereng menggunakan sendok dan lain sebagainya.(sam) 

Baca Juga :   Bupati Anna Diminta Alihkan Pajak Blok Cepu ke Daerah

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *