Wabup Tempelkan Stiker BPJS di Rumah Warga Karanglo

wabup tuban Launching BPJS

SuaraBanyuurip.com – Ali Imron

Tuban- Setelah melaunching Desa Sadar Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan di Lapangan Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Jawa Timur, Noor Nahar Hussein, langsung menempelkan stiker di rumah warga desa ring 1 perusahaan semen Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penempelan ini sebagai tanda warga Karanglo aktif mendaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sekaligus harapan bisa menjadi salah satu enam desa terbaik di tingkat nasional.

“Luar biasa partisipasi warga Karanglo ikut BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Wabup Noor Nahar, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (19/8/2018).

Untuk menyukseskan program ini, Camat beserta dinas terkait untuk mendukung Desa Karanglo secara administrasi. Selain itu, Pemerintah Desa (Pemdes) didorong memastikan progres yang ikut setiap bulan meningkat.

Wabup dua periode ini optimis, Karanglo kelak mendapat nilai terbaik di tingkat nasional. Dikarenaka Peraturan Daerah (Perda) ketenagakerjaan sudah disahkan oleh DPRD setahun yang lalu. Landasan hukum inilah, nanti akan menjadi penilaian tersendiri.

“BPJS Ketenagakerjaan juga harus terus sosilisasi, sekaligus memudahkan klaimnya,” terangnya.

Baca Juga :   Ketua DPC PPP Bojonegoro Sebut PNS Harus Tunjukkan Netralitas Terhadap Politik

Kepala Desa (Kades) Karanglo, Sunandar, menjelaskan, Karanglo menjadi salah satu desa sebagai peserta lomba desa sadar jaminan sosial ketenagkerjaan yang mewakili Tuban dan Bojonegoro. Sumber dana murni dari BPJS Ketenagakerjaan Tuban.

Tahapan yang sudah dilakukan dalam rangka penilaian lomba dimulai bulan Mei 2018. Mulai dengan sosialisasi warga sebanyak tujuh kali, mulai skala RW, RT, Dusun, dan Desa.

“Hasilnya seluruh perangkat Desa Karanglo, ketua dan sekretaris RT, ketua dan sekretaris RW, guru Paud, TK dan RA, MI sudah jadi peserta BPJS,” terang Sunandar.

Lebih dari itu, setiap hari tak kurang dari 10-15 warga Karanglo yang berprofesi petani, buruh tani, atau tenaga kontrak semua sudah mendaftar BPJS Ketenagakerjaan. Selain di desanya, desa sekitar juga mulai ikut sadar pentingnya mendaftar BPJS.

“Kami minta dukungan semua pihak mudah-mudahan Karanglo bisa juara satu tingkat Nasional. Sekaligus mendapat nilai terbaik,” pintanya.

Sementara, Asisten Deputi Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kantor wilayah Jatim, Dodit Isdiyono, menambahkan, Karanglo adalah salah satu desa dari 200 desa se-Indonesia yang akan bersaing. Di bulan Desember 2018 mendatang, akan dipilih enam desa terbaik yang sadar akan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :   Sasar Pemilih Pemula, PPK Gayam Sosialisasi Pemilu ke pelajar SMA

“Semua warga Karanglo menyuport program kami,” sambungnya.

Pemilik rumah yang ditempeli stiker oleh Wabup Tuban, Ummul Khasanah, mengaku, senang karena tahun ini bersama empat anggota keluarganya bisa ikut BPJS. Keikutsertaan keluarganya, sebagai jaminan terjadi kecelakaan dalam menjalankan aktifitas.

“Saya sebagai pendidik di TK Candra Kirana tentu harus memiliki kartu BPJS,” pungkas Ummu sapaan akrabnya.

Hadir dalam launching kali ini, Ketua DPRD, M. Miyadi, Kades se-Kecamatan Kerek, Kadis PM PTSP dan Naker, Kadis Dipemas, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tuban dan Bojonegoro, serta Muspika Kerek. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *