Semester Pertama Lifting Migas Capai 96 Persen

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pada semester pertama tahun ini, rata-rata lifting minyak dan gas bumi (Migas) telah mencapai 771 ribu barel per hari (Bph). Sedangkan untuk gas bumi lifting mencapai 1 juta 152 ribu setara barel minyak per hari.

Kepala SKK Migas, Amin Suryanadi, melalui Kepala Divisi Perencanaan Eksploitasi SKK Migas, Wahyu Wibowo, menyampaikan, total pencapaian lifting migas adalah 1 juta 923 ribu Bph atau 96 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

“Hal ini menjadi bukti bahwa industri hulu migas masih terus berkelanjutan dan perlu untuk ditingkatkan,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu saat memperingati HUT RI ke 73 di FSO Gagak Rimang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Menurutnya, tinggi dan rendahnya lifting migas tergantung dari ketersediaan cadangan yang siap diproduksikan. Pencapaian tersebut juga merupakan kontribusi dari lapangan yang sudah mulai berproduksi full scale pada tahun ini yaitu Pengembangan Lapangan Gas Block A oleh PT Medco E&P Malaka.

Baca Juga :   Paguyuban Kumpulkan Penambang Sumur Tua

Meskipun kini Block A di bawah koordinasi Badan Pengelola Minyak dan Gas Bumi Aceh (BPMA), produksi lapangan tersebut tetap menjadi kontribusi pada target lifting nasional.

Selain Block A, masih akan ada empat proyek dari PT Medco E&P Indonesia, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java dan PT Pertamina EP yang akan onstream pada kuartal IV tahun 2018.

Ke depannya, hingga tahun 2025, industri hulu migas masih memiliki sedikitnya 19 proyek utama hulu migas, yang masih berjalan, dan akan menarik investasi hulu migas hingga US$ 19 Milyar.

“Diharapkan bisa berkontribusi menambah produksi hingga 650 ribu setara barel,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *