SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Di pos pintu masuk PT. Holcim turut Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, telah di amankan tiga Warga Negara Asing (WNA) asal China oleh Securiti PT. Holcim, Nur Hasim.
Pencekalan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, saat mobil Conpero Wulling dengan Nopol B 2165 BZA yang dikemudikan oleh Febrianto Alwi hendak masuk ke area PT.Holcim. Sesampainya di pintu pos security dilakukan penghentian dan pemeriksaan oleh Nur Hasim.
Ternyata didalamnya terdapat tiga WNA asal China, dan pihak security langsung membawa ketiganya di Kantor Security PT.Holcim untuk diamankan. Langkah berikutnya pihak security langsung menghubungi Tim Pengawas Orang Asing (POA) Tuban.
Sekitar pukul 15.00 WIB, Kanit POA Polres Tuban, Aipda Muin, staf Kesbangpol Tuban, Hadi, dan perwakilan Kodim 0811 Tuban tiba di Kantor security PT. Holcim. Pukul 16.00 WIB, ketiga WNA langsung dibawa ke Mapolres Tuban dengan pengawalan tim POA Tuban dan Kepala security Holcim, Edi. Pukul 17.00 WIB, tiga WNA tiba di Polres Tuban di sambut Kasat Intel Polres Tuban, AKP M.Sholeh.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 17.15 WIB, tiga WNA diantar ke Hotel Mozza di Kelurahan Kingking Kecamatan/Kabupaten Tuban untuk istirahat. Rencana besok pada hari Jumat (24/8) pukul 08.00 WIB, WNA asal China akan kembali ke Polres Tuban untuk di bawa kekantor Imigrasi Tanjung Perak Surabaya oleh pihak polres Tuban.
Dikonfirmasi terpisah, Corporate Communication East Java PT Holcim Indonesia, Indri Siswati, membenarkan, kalau pihak security Holcim memang mengamankan tiga WNA. Untuk data lengkapnya disilahkan konfirmasi ke Polres Tuban.
“Memang benar ada WNA yang diamankan, tapi mereka bukan tenaga kerja kami,” sambung Indri.
Selama ini siapapun yang ingin belajar atau kerja di Holcim, pasti dokumennya lengkap. Untuk tiga WNA itu, pihaknya belum mengetahui identitas maupun tujuannya.
Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Agus Eko Pranoto, dikonfirmasi mengelak kalau anggota Polres Tuban telah menangkap WNA di PT Holcim. Penangkapan tersebut bisa saja dilakukan oleh Polda Jatim.
“Gak ada anggota yang nangkap,” terangnya.
Sementara, Kabag Humas Pemkab Tuban, Rohman Ubaid, belum membalas pesan yang dikirimkan Suara Banyuurip sejak pukul 20:58 WIB. Begitupula saat ditelepon, hanya terdengar nada sambung dan tidak diangkat. (Aim)