SuaraBanyuurip.com – Ahmad SampurnoÂ
Blora – Kabar duka datang dari Makkah menjelang kepulangan jamaah haji Blora, Jawa Tengah, pada tanggal (12 dan 13/9/2018) mendatang. Satu orang Jamaah haji atas nama Kasto, warga Brabowan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora meninggal dunia pada Kamis (30/8/2018) pukul 21.00 waktu Arab Saudi.Â
Meninggalnya Kasto menambah jumlah jamaah haji Blora yang meninggal tahun ini. Kasto diketahui sejak di makkah langsung mengalami sakit dan harus mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Namun tidak diketahui pasti penyakit yang dideritanya hingga menyebabkan meninggal dunia.
“Kalau umurnya memang sudah tua,” ujar Kasi Penyelengaraan Haji dan Umroh Kemenag Blora, Dwiyanto, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (2/9/2018).
Selama pelaksanaan ibadah haji, Kasto sudah melaksanakan rukun haji. Meskipun dalam pelaksanaanya harus dilakukan safari wukuf atau kegiatan membawa jemaah yang sakit menuju Arafah dengan menggunakan moda transportasi. Setelah berhenti sejenak jamaah yang sakit kembali dibawa kefasilitas kesehatan.
Dwi, sapaan akrabnya menjelaskan, dengan meninggalnya Kasto, menambah jumlah jamaah haji asal Blora meninggal menjadi tiga orang. Berasal dari kloter 52 satu orang atas nama Jumiatun, alamat Desa Doplang, Kecamatan Jati.
Dia meninggal setelah satu hari di Arab Saudi pada 2 Agustus lalu. Penyebab meninggalnya jamaah haji tersebut karena kelelahan. Sebelumnya dia sudah sempat melaksanakan umroh wajib, dan bisa melaksanakan towaf, sai dan tahalul setelah tahalul juga berdoa dibukit marwah. Lalu seorang lagi dari kloter 53 yang meningal saat di embarkasi.
“Dari jumlah semula sebanyak 460 orang jamaah, kini hanya tingal 457 jamaah haji,” terangnya.Â
Informasi dihimpun, kedatangan kloter 52 dijadwalkan pada (12/9/2018) pukul 22.00 WIB dan kloter 53 datang pada (13/8/2018) pukul 10.00 WIB.(ams)