SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sekarang ini tengah dilakukan pendataan lahan pertanian oleh Dattabot yang merupakan perusahaan Operator Big Data Analytics melalui aplikasi HARA.
HARA adalah aplikasi IIoT pertama di Indonesia yang menggunakan platform Predix untuk mendapatkan luas pertanian yang digunakan petani. Aplikasi ini juga dapat membantu mengembangkan agribisnis dari sisi efisiensi dan profitabilitas.
“Pendataan dilakukan sesuai instruksi bupati dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan di Bojonegoro,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, Selasa (4/9/2018).
Pendataan ini dilakukan dengan menggunakan titik koordinat untuk mengukur luas lahan. Hal ini agar data dilapangan valid dan bisa dipertanggungjawabkan dalam mengambil sebuah kebijakan.
“Terlebih, lahan pertanian di Bojonegoro telah beralih fungsi,” imbuhnya.
Dengan dilakukan pendataan, diharapkan nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Mengingat, luas lahan di Bojonegoro mengalami penyusutan baik karena industri minyak dan gas bumi (Migas), permukiman, perkantoran, dan fasilitas umum lainnya.
Aplikasi HARA nantinya akan membantu petani dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan, membantu menghubungkan akses permodalan dengan lembaga keuangan atau mempermudah proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat atau KUR.
Membantu akses saprotan dengan harga yang terjangkau dan membantu menghubungkan akses pasar.
“Kami berharap, Dattabot turut serta membangun perekonomian masyarakat Bojonegoro di sektor pertanian,” pungkasnya.(rien)Â