Pertemuan Enam Desa dengan PHE Belum Ada Solusi

Kades Rahyu

SuaraBanyuurip.com -  Ali Imron

Tuban- Rebutan pekerjaan di Lapangan Migas Mudi, dan Sukowati, Blok Tuban, yang melibatkan sejumlah desa di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur, belum menemukan solusi yang terbaik bagi semua pihak.

Pertemuan enam desa ring satu dari Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro yang difasilitasi Pertamina Hulu Energi (PHE) belum ada kesepakatan dan akan dilanjutkan dilain waktu. 

“Enam desa Senin tanggal 3 September kemarin dikumpulkan PHE di salah satu Rumah Makan (RM) Bojonegoro,” ujar Kepala Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Sukisno, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/9/2018).

Kisno sapaan akrabnya, menjelaskan belum adanya solusi atas miskomunikasi tenaga kerja karena ada salah satu desa yang minta dijadwalkan ulang pertemuannya. Alasannya waktu sudah siang, dan tidak efektif jika harus dilanjutkan. 

Akhirnya pertemuan enam desa hanya dimanfaatkan untuk silaturahim bersama PHE, selaku operator Pad A Mudi, Blok Tuban yang berkantor di Desa Rahayu, Kecamatan Soko. Untuk kapan pertemuan lanjutannya, Kisno belum mengetahuinya. 

“Belum dijadwal lagi pertemuan berikutnya,” sambung Kades yang getol memperjuangkan hak warganya. 

Baca Juga :   TGE Libatkan Pekerja Lokal

Keenam desa yang hadir dalam pertemuan tertutup, meliputi Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Desa Kebonagung, dan Bulurejo, Kecamatan Rengel. Sedangkan tiga desa dari Bojonegoro yakni, Desa Ngampel, Sambiroto, dan Campurejo. 

Sementara itu, Kepala Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Yauri, yang ikut dalam pertemuan bersama PHE juga belum bisa dikonfirmasi. Nomor yang dihubungi Suara Banyuurip sedang tidak aktif. 

Dikonfirmasi terpisah, perwakilan PHE Tuban, Jabar, juga belum memberikan keterangan perihal pertemuannya bersama enam desa. Pesan yang dikirimkan sejak pukul 15:09 WIB, hanya dibaca dan belum ada tanda akan dibalas. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *