Ditinggal Naker Blok Cepu, Pendapatan GDK Turun Drastis

Dirut GDK

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, PT Griya Dharma Kusuma (GDK) mengakui, jika ada penurunan pendapatan secara drastis setelah ditinggalkan tamu dari tenaga kerja (Naker) proyek Engineering Procuremen and Construction (EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu, PT Tripatra sejak tahun 2017 lalu.

Karena pendapatan dulu hanya mengandalkan tamu dari proyek di Blok Cepu yang berpusat di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Data yang didapatkan Suarabanyuurip.com, Pendapatan Asli Daerah GDK tahun 2017 mencapai Rp2 miliar. Pendapatan tersebut, dari laba yang dihasilkan pada tahun 2016. Sementara tahun 2018, dari target Rp550 juta terealisasi Rp0. Jumlah itu dari tahun 2017 yang diklaim GDK mengalami kerugian.

Direktur Utama (Dirut) GDK, Nila Puri Wijaya, mengatakan, sejak GDK berdiri sampai akhir 2017 tidak ada divisi marketing. Sehingga, saat pekerja dari PT Tripatra, kontraktor EPC 1 Banyuurip meninggalkan Bojonegoro tahun 2017 membuat Management GDK tidak siap mengantisipasinya.

“Setelah ditinggal pekerja Tripatra, pendapatan menurun drastis. Sedangkan pengeluarannya sangat besar,” tukasnya.

Baca Juga :   Suntoko Buktikan Tanahnya Yang Diklaim MCL

Pihaknya saat ini tengah memperbaiki management yang diakui tidak sehat. Selain itu, juga berupaya mendapatkan tamu dari pekerja proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

“Kami sudah melakukan pendekatan kepada operator J-TB Pertamina EP Cepu (PEPC) dan kontraktornya agar mau memanfaatkan GDK sebagai fasilitas menginap bagi para pekerjanya,” tandasnya.

Untuk tahun 2018 ini, omzet yang diterima GDK adalah sebesar Rp800 juta. Angka itupun tidak bisa serta merta dimasukkan dalam target pendapatan di tahun 2019 mendatang.

“Kami hanya berani memasang angka Rp139 juta untuk pendapatan di tahun 2019,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *