EMCL Adakan Lokakarya Media : Jurnalis Bojonegoro dan Tuban Diajari Berburu Cuan dari Fotografi dan Microstock 

Lokakarya media emcl
Salah satu narasumber yang dihadirkan EMCL dalam lokakarya media memberikan materinya tentang bagaimana mendapatkan cuan dari foto digital.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Operator lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengadakan lokakarya media 2023 di Surakarta, Kamis(23/11/2023). Lokakarya media ini mengambil tema “fotografi dan microstock” dengan tujuan menambah keahlian para jurnalis di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.

Communications and Media Relations Supervisor EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy mengatakan, para jurnalis saat ini sangat dekat dengan dunia digital. Termasuk produk foto digital yang diambil setiap hari saat melakukan liputan.

“Akan tetapi produk foto hasil liputan ini sebenarnya bisa menjadi cuan. Sehingga kami mengundang Fajrul Islam seorang pegiat Microstockist Pro dan Jiewa Vieri Fotografer Profesional yang akan memberikan materi baru kepada jurnalis,” ujarnya.

Malik, panggilan akrabnya, menyampaikan, ratusan ribu foto yang ada di memori handphone maupun di server bisa menghasilkan cuan jika tahu cara menggunakannya. Misalnya gambar peristiwa, alam, dan benda-benda bisa menjadi tambahan penghasilan bagi jurnalis.

“Yakni cara menjualnya di situs mikrostok,” katanya saat pembukaan lokakarya media 2023 yang dimulai 22 sampai 24 November.

Baca Juga :   Semburan Lumpur di Dekat Proyek Pipa Blok Cepu

Selain belajar microstock dan fotografi para peserta lokakarya media ini akan diajak untuk mengunjungi migas corner di Indonesia. Dia mengatakan migas corner ini menjadi wahana edukasi tentang migas.

“Misalnya seperti proses migas dilihat dari miniaturnya,” kata Malik.

Fajrul Islam Pegiat Microstockist Pro mengatakan, menjual foto di situs microstock sebenarnya bisa menjadi cuan jika serius menekuninya.

“Jadi setelah foto yang kita jual di situs microstock terjual tentu akan langsung mendapatkan gaji berupa uang dollar,” timpal Fajrul.

Namun, proses menjual foto di microstoc juga membutuhkan waktu dan proses. Agar nantinya bisa terjual dengan jumlah yang banyak dan menghasilkan cuan.

“Rahasianya harus konsisten dan mengunggah foto yang bernilai jual,” tegasnya.(jk)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *