OPD Malas, APBD P 2018 Berpotensi Silpa Rp1 Triliun

Paripurna DPRD Bojonegoro

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sukur Priyanto, berpendapat, ada potensi pemanfaatan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) didalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD P) 2018 sebesar Rp1 triliun lebih.

“Silpa sebesar itu bisa saja terjadi, jika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) malas kerja,” kata Sukur usai rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran ( KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), APBD P 2018 di ruang paripurna setempat, Senin (10/9/2018).

Hal itu dikarenakan, hingga saat ini serapan anggaran masih sangat kecil yakni sebesar Rp1,9 Triliun dari total APBD sebesar Rp3,35 Triliun. Rata-rata, semua OPD hanya menyerap anggaran dibawah 30 persen. Hanya satu yang serapannya tinggi yakni 65 persen, dilakukan oleh Dinas Perhubungan.

“Yang lainnya masih sangat sedikit serapan anggarannya, dan ini sangat memprihatinkan,” imbuh Politisi asal Partai Demokrat.

Oleh sebab itu, pihaknya memberi kesempatan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk melakukan evaluasi terhadap draft KUA PPAS APBD P 2018. Sehingga, anggaran sebesar itu bisa dilakukan pergeseran bagi kegiatan yang sekiranya mampu dilaksanakan.

Baca Juga :   50 Perusahaan Belum Urus Ijin Pemanfaatan Air

“Kami minta, supaya OPD bisa menyerap anggaran 100 persen dengan pertimbangan kegiatan mana yang sekiranya bisa dilaksanakan secara optimal,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *