Dua Jemaah Haji Tuban Tertinggal di Madinah

Sambut jamaah haji tuban

SuaraBanyuurip.com – Ali Imron

Tuban – Dua jemaah haji asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Selasa (11/9/2018) belum bisa pulang bersama seribuan jemaah lainnya ke Indonesia. Keduanya mengalami sakit, dan harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Madinah.

“Ada dua yang masih tertinggal di Madinah,” ujar Kepala Kemenag Tuban, Sahid, kepada suarabanyuurip.com disela-sela penyambutan kedatangan jemaah di Markas Kompi Senapan C Jalan Sunan Kalijaga Tuban.

Sahid sapaan akrabnya, menjelaskan, untuk identitas jemaah haji yang sakit pertama pak Suripto dari Kecamatan Metakurak atau sekitar Lapangan Gas Sumber. Pria yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 43 ini, jatuh di kamar mandi karena memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Sesuai jadwal Kloter 43 tiba di Tuban sekitar pukul 13:30 WIB.

Jemaah kedua, Ishaq asal Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban. Pria yang tergabung dalam Kloter 42 ini usianya sudah lansia, dan sakitnya kambuh. Pria ini seharusnya sudah tiba di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) pada pukul 04:00 WIB tadi.

Baca Juga :   Minat Bertani Pemuda Blok Cepu Berkurang

“Saat ini kondisi keduanya belum memungkinkan untuk kembali ke Indonesia,” jelasnya.

Pria ramah ini mengaku, belum mendapat kabar, kapan keduanya bisa pulang. Intinya ketika keduanya sudah sehat, Kemenag akan dikabari, dan yang bersangkutan bisa dijemput di embarkasi Surabaya. Pihak keluarga juga diminta sabar, dan tidak panik. Kepulangan keduanya masih tanggungjawab pemerintah.

Sesuai data yang dihimpun dari Kemenag, ada 888 jemaah haji Kloter 42 dan 43 yang sudah tiba di Tuban. Sedangkan 119 jemaah yang tergabung dalam Kloter 44 dijadwalkan tiba di Tuban pukul 23:00 WIB.

Selama perjalanan dari Madinah ke Surabaya, tidak ada kendala apapun. Begitupula perjalanan bus rombongan jemaah haji dari Surabaya menuju Tuban. Perjalanan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian, sehingga tidak terjebak di titik-titik kemacetan.

Pantauan di lokasi, kedatangan jemaah haji langsung disambut keluarganya dengan isak tangis dan pelukan. Mereka bersyukur, karena anggota keluarganya berangkat menunaikan rukun Islam kelima selamat kembali ke Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Alumni 212 Tuban Sepakat Tak Hadiri Reuni Akbar di Monas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *