Tak Ada Kata Menyerah untuk Mendapatkan PI J-TB

Setyo Yuliono asisten II perekonomian

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Asisten II Bagian Pembangunan dan Perekonomian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Setyo Yuliono, menegaskan, pihaknya terus berupaya mendapatkan hak daerah berupa Participating Interest (PI) atau penyertaan modal di Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

“Tidak ada kata menyerah, karena itu sudah hak daerah,” kata Nanang, sapaan akrabnya, kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di kantor DPRD Bojonegoro, Senin (10/9/2018) kemarin.

Menurut mantan Camat Gayam ini, dengan adanya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru No 37 Tahun 2016 tentang ketentuan penawaran PI 10 persen diatur adanya sistem golden share bagi daerah.

“Kita tetap menunggu jawaban Menteri ESDM, meski sampai sekarang belum dijawab sama sekali,” tegasnya.

Keberadaan PI di Lapangan J-TB yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC) ini sama dengan keberadaan PI di Lapangan Sukowati yang dioperatori Pertamina EP Asset 4. Meski, PI dari Lapangan Sukowati belum ada progres terbaru, namun Bojonegoro mendapatkan porsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :   Tripatra Belum Bisa Pastikan Stabilitas Proyek EPC-1

“Dua lapangan migas itu, operatornya baru. Jadi harusnya sama-sama mendapatkan porsi PI,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menyampaikan, akan segera menanyakan hal tersebut pada Menteri ESDM, Ignasius Jonan, agar Pemkab Bojonegoro segera mendapat kejelasan.

“Akan segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *