SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pengerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Blora Jawa Tengah, diduga tidak sesuai perencanaan. Hingga saat ini air dari fasilitas tersebut belum bisa mengalir.Â
Dari hasil peninjauan yang dilakukan tenaga Ahli DPR RI Seno Margo Utomo, dan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Blora, Yan Rian Pramono, ada beberapa pipa yang belum terpasang. Seperti penyambungan pipa mulai dari Gudang Banyu, Kelurahan Kunden kearah barat hingga menuju pertigaan Pom Bensin Setro.
“Rasa-rasanya kok tidak mungkin rampung akhir tahun,’’ ucap Seno.
Pantauan di lapangan, para pekrja masih tampak sibuk mengerjakan bagian intake di tepian Bengawan Solo turut Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu.
Dikonfirmasi terpisah, Dirut PDAM Blora, Yan Rian Pramono, membenarkan jika pengoperasian Sistem SPAM mengalami kemunduran dari jadwal yang telah ditentukan.
“Seharusnya sudah beroperasi,” ucapnya.
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab. Diantaranya masih terdapat beberapa titik yang perlu dilakukan penyambungan pipa.
Namun, dari informasi yang dia dapat, penyambungan pipa akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Pihaknya meminta masyarakat untuk bersabar.
“Kemungkinan target pengoperasian akhir tahun ini atau selambat – lambatnya awal tahun 2019,†ujar Yan Ria.
Proyek SPAM ini menelan biaya hingga Rp135 miliar. Hingga kini masih dalam pengerjaan kontraktor.Â
“Diserah terimakan kalau sudah jadi, dan kami sifatnya hanya sebagai operator,” pungkasnya.(ams)