Mantan Rival Saling Berpelukan

Mantan Rival Saling Berpelukan

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro -  Tidak semua pasangan mantan calon bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Jawa Timur, hadir dalam tasyakuran rakyat yang digelar Bupati dan Wakil Bupati, Anna Muawanah – Budi Irawanto (Anna – Wawan) di Pendapa Malwopati Pemkab setempat, Senin (24/9/2018) malam. 

Dari tiga pasangan cabup dan cawabup yang sempat menjadi rival Anna – Wawan dalam pesta demokrasi 27 Juni lalu, hanya Mitroatin yang tampak hadir. Mitroatin merupakan calon wakil bupati yang berpasangan dengan calon bupati Soehadi Moeljono.

Sedang cabup maupun cawabup lainnya tidak terlihat datang. Seperti Cabup Mahfudho Suyoto dan pasangannya, Kuswiyanto, pasangan Cabup dan Cawabup Basuki – Pudji Dewanto, serta Cabup Soehadi Moeljono. 

Begitu juga mantan Bupati Bojonegoro, Suyoto juga tidak terlihat hadir dalam tasyakuran tersebut. Pun Penjabat (Pj) Bupati, Suprianto. 

Yang hadir mantan Wakil Bupati Setyo Hartono. Dia datang ke pendapa terlambat  saat Bupati Anna sedang menyampaikan sambutan.

suarabanyuurip.com kemudian mengkonfirnasi kepada beberapa pasangan cabup dan cawabup untuk memastikan. Namun hanya Cawabup Kuswiyanto dam Pudji Dewanto yang membalas pesan yang dikirim melalui WhatsApp.

Baca Juga :   Bojonegoro Dibagi Menjadi 6 Kawasan, Ini Pemetaan Sesuai Perda RTRW

“Tidak dapat. Ada acara to ?” kata Kuswiyanto. 

Senada disampaikan Cawabup, Pudji Dewanto. Dia mengaku tidak tahu. 

“Wah saya gak tahu. Saya sudah aktivitas kembali di Jakarta,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiarto, ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui perihal undangan. Namun, menurut dia, yang pasti diundang adalah pimpinan partai politik.

“Saya nggak hafal. Yang tahu Bagian Umum,” kata mantan Camat Margomulyo itu.

Sekalipun demikian, tasyakuran ini berlangsung meriah. Ratusan warga dari penjuru wilayah Bumi Angling Dharma-sebutan lain Bojonegoro. Warga yang duduk ‘lesehan’ berebut berjabat tangan dan foto bersama Anna – Wawan ketika memasuki pendapa. 

Menariknya, kehadiran Mitroatin ini mengundang riuh suasana warga bertepuk tangan. Politisi Golkar itu datang terlambat dari belakang pendapa langsung disambut Bupati Anna. Politisi senior PKB itu yang sebelumnya duduk disamping Wakil Bupati, Wawan, beranjak berdiri menghampiri Mitroatin.

Keduanya kemudian saling berpelukan dan berbicara sebentar. Lantas Anna mengajak politisi Golkar yang juga Ketua DPRD Bojonegoro itu duduk di depan bersama tamu undangan. Pemandangan itu membuat suasana menjadi riuh tepuk tangan.

Baca Juga :   Sambonggede dan Sugihan Jadi Desa Percontohan di Merakurak

“Inilah contoh pemimpin yang baik. Meksipun mereka sebelumnya bersaing, tapi sekarang rukun, saling berpelukan,” ujar Teguh, warga Sugihwaras saat menghadiri tasyakuran.

Tampak sejumlah pejabat Pemkab duduk di depan mendampingi bupati dan wakil bupati. Diantaranya Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Yayan Rohman. Pimpinan DPRD Bojonegoro yakni Suyuthi, Sukur Prianto, Ahmad Sunjani, dan pengurus PKB, Muslimat, NU dan PKB.

Tampak juga Bupati Ngawi Budi Sulitiyono (Kanang), Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein.

Serta beberapa pejabat dari perusahaan migas diantaranya Juru Bicara ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Erwin Maryoto, Humas Pertamina EP Cepu, Pandu Subianto, dan jajaran Forpimda Bojonegoro.

Dalam sambutannya Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, mengucapkan terimakasih kepada semua elemen masyarakat yang sudah hadir di pendapa ini. 

“Ini kemenangan kita. Kemenangkan rakyat Bojonegoro,” ucap Anna. 

Informasi yang diperoleh suarabanyuurip.com, tasyakuran rakyat ini mengundang 10 ribu warga. Tasyakuran rakyat ini digelar setelah pagi tadi dilaksanakan pelantikan oleh Gubernur Jatim, Soekarwo di Gedung Grahadi, Surabaya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *