Pertamina Agendakan Mitigasi Bersama BUMD

Pandjie pertamina ep asset 4

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora -  Pasca terjadinya kebakaran sumur minyak tua di kawasan Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Pertamina EP Asset 4 segera melakukan koordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Bojonegoro, Jawa Timur maupun Blora, Jawa Tengah. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kondisi serupa.

“Antisipasi dan mitigasi hal serupa,” ujar Humas PT Pertamina EP Asset 4, Pandjie Galih Anoraga, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (24/9/2018).

Di jelaskan, pengamanan area seputar hutan jati yang saat ini mengalami kekeringan akan menjadi perhatian untuk koordinasi dengan kegiatan patroli bersama antara pemkab, perhutani, BUMD dan Pertamina EP Cepu Field.

“Kami tidak ingin hal ini terulang. Maka dari itu perlu ada cara – cara untuk memberikan penyuluhan atas bahaya dan dampak kekeringan yang bisa merembet pada sumur sumur yang dikelola, baik pertamina maupun penambang,” terang Pandjie yang mengaku sedang berada di Surabaya.

Lebih lanjut, pria berkacamata ini, menambahkan, saat terjadinya peristiwa di kawasan hutan Ledok, tim penanggulangan keadaan darurat PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field bantu memadamkan kebakaran di hutan area Ledok.

Baca Juga :   Tegaskan BBS Mampu Berkiprah di J-TB

“Memang sekira tanggal 19 September 2018 lalu terjadi dengan indikasi ada oknum yang membakar sampah atau daun-daun kering di seputar area Perhutani, dan ada yang merembet dan tidak terkontrol sehingga mencapai ke sumur-sumur LDK,” jelas pria ramah ini.

Atas aksi sigap dari tim penanganan keadaan darurat Pertamina api berhasil dilokalisir sehingga tidak meluas.

“Kejadian ini bukan merupakan akibat dari kelalaian kegiatan penambangan. Namun team kita membantu penananganan tersebut sepenuhnya,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *