Peserta Berkesempatan Wawancara Langsung Pertamina EP

Peserta wawancara pertamina ep

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Selepas ditempa materi selama dua hari, 31 peserta Sekolah Jurnalistik langsung diuji melakukan praktik wawancara. Selain dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS), siswa SMAN 1 Soko juga berkesempatan interview langsung dengan perwakilan Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Sukowati Field.

“Senang bisa wawancara orang Pertamina,” ujar salah satu peserta, Kholifatul, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/9/2018).

Gadis dara berkulit sawo matang ini mengaku, awalnya grogi saat menyampaikan pertanyaan pertama. Setelah nara sumber menebar senyum, rasa grogi berangsur berkurang. Sesi wawancara di dalam Lab MIPA pun berjalan santai.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan yakni, alasan memilih SMAN 1 Soko sebagai objek program yang bekerjasama dengan organisasi wartawan RPS. Tujuan dari sekolah jurnalistik, dan rencana menyasar berapa sekolah program ini.

“Enak saat wawancara orang Pertamina,” terangnya.

Siswa lainnya, Siddikul juga menyampaikan hal serupa. Menjadi pengalaman berharga berkesempatan wawancara dengan pihak Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. Terlebih orangnya luwes, dan ramah dengan peserta didik.

“Tadi orangnya ramah dan murah senyum,” sambung pemuda bertubuh gempal ini.

Baca Juga :   Peringati HUT Pramuka, SMPN 1 Purwosari Gelar Persami

Selaku salah satu nara sumber peserta Sekolah Jurnalistik, Legal and Relations Pertamina EP Asset 4, Angga Arya, menjelaskan, baginya program ini untuk tingkat SMA sangat bagus. Dikarenakan ada transformasi pengetahuan dari kawan-kawan wartawan RPS ke peserta didik.

Dengan adanya kegiatan ini, peserta tidak hanya dapat pengetahuan jurnalistik melainkan juga bagaimana kegiatan Hulu Migas di Mudi seperti apa. Informasi tersebut tertuang dalam pemutaran video profil Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, saat pembukaan program pada Senin (24/9) kemarin.

“Dulu dikelola JOB P-PEJ sekarang Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field,” sambungnya.

Pria berkacamata tebal itu, berencana semua SMA di sekitar operasi Migas dapat menerima program ini. Tentunya melelaui bimbingan dan pendampingan dari tenaga profesional RPS Tuban.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *