SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Momentum peringatan hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan upacara di halaman Kantor Sekretariat Daerah (setda) Blora, Jawa Tengah, Senin (1/10/2018) dilakukan pembacaan Ikrar Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa.
Selain itu juga sebagai pengingat kembali kepada seluruh masyarakat bahwa Pancasila merupakan perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bupati Blora Djoko Nugroho, mengatakan, Pancasila mempunyai sejarah panjang dalam mempertahankan NKRI. Berkat Pancasila, Indonesia tetap bersatu dalam keberagaman.
“Ayo jadikan Pancasila sebagai landasan kerja mencapai prestasi bangsa,” ucap Bupati Djoko Nugroho melalui pres release yang diterima suarabanyuurip.com.
Usai upacara dilanjutkan dengan Pencanangan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) tingkat Kabupaten Blora oleh Bupati Djoko Nugroho.
BP-GNRM tingkat Kabupaten Blora dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai 1-31 Oktober 2018 dengan tema “Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani†dengan melaksanakan aksi nyata lima gerakan revolusi mental, yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu.
Kemudian dilanjutkan dengan acara penyerahan 635 SK kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) periode 1 Oktober 2018 yang diserahkan Bupati Djoko Nugroho kepada perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Blora.
Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, Bupati juga melepas tim gerak jalan cepat yang akan mewakili Kabupaten Blora dalam ajang Lomba Gerak Jalan 28 Kilometer tingkat Jawa Tengah Tahun 2018. Lomba akan dilaksanakan di Kabupaten Pati pada 4 Oktober mendatang.
Sebagai penutup, digelar Deklarasi Pemilu Damai, Bersih dan Bermartabat.
“Sudah beberapa kali kita mengikuti pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai. Tujuannya agar seluruh tahapan Pemilu 2019 nanti berjalan aman, lancar dan kondusif. Berkampanyelah dengan santun dan menyenangkan. Pasanglah alat peraga kampanye dengan sekreatif mungkin. Jangan menyebar hoax dan kampanye hitam,†tegas Bupati.(Ams)