Gubernur : Bojonegoro dapat Porsi Besar PI Blok Tuban

Lapangan Migas Sukowati

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dari lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur yang terlibat dalam penyertaan modal (Participating Interes/PI) 10% Blok Tuban, BUMD Bojonegoro, mendapat porsi paling besar.

Keempat BUMD lainnya adalah BUMD Provinsi Jatim, Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Gresik.

“Iya sudah dibahas, Bojonegoro dapat paling besar,” kata  Gubrnur Jatim, Soekarwo kepada suarabanyuurip.com saat di Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Ditanya berapa jatah PI untuk Bojonegoro, pria yang masa jabatannya akan habis pada Februari 2019 mendatang ini mengaku tidak mengetahui pasti. Pakde Karwo, sapaan akrabnya, berharap dengan PI yang diterima nantinya bisa mensejahterakan masyarakat. 

“Yang jelas, PI ini harus menguntungkan daerah. Jadi, saya sarankan menggunakan skema golden share,” tegas pria kelahiran Madiun ini. 

Sementara itu, Direktur PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS),  BUMD Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menyampaikan, sampai saat ini belum ada kejelasan jumlah porsi PI yang didapat dari Blok Tuban. 

“Kami belum ada kabar atau progres baru tentang PI Blok Tuban,”tegas pria berkacamata minus. 

Baca Juga :   Ingatkan Pengalaman Proyek di Banyuurip Tak Terulang

Sebelumnya Tony pernah menyampaikan jika Bojonegoro hanya mendaapat bagian PI sebesar 2,155 persen dari total 10 persen. Sisanya dibagi empat BUMD lainnya.  Pembagian ini sesuai aturan baru, yakni 10 persen PI dibagi sesuai kondisi geografis wilayah.

Dari perhitungan konsultan pembagian didasarkan diantaranya koefisien produksi, koefisien mulut sumur suatu wilayah dan luas wilayah. Jika dihitung, dengan prosentase 2,155 itu, nilainya sangat kecil yakni kurang lebih Rp100 juta. 

“Bojonegoro kan daerah penghasil, kita berharap dapat porsi lebih besar dari 10 persen yang didapat,” tegas mantan warrawan senior. 

Dikonfirmasi terpisah, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, mengaku terkait PI bukan wewenangnya untuk menjawab. 

“Itu bukan wewenang kami ya terkait PI,” tandasnya singkat.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *