SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menunggu tindak lanjut dari kontraktor Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu, PT Meindo Elang Indah, usai rapat pembentukan tim sosial ekonomi.
“Kami sudah rapat dengan PT Meindo dan kades-kades ring 1 pipanisasi lapangan Kedung Keris kamis lalu,” kata Kepala Desa (Kades) Sukoharjo, Dwi Setiono, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (8/10/2018).
Usai rapat yang dilaksanakan usai sosialisasi pre mobilisasi dan potensi pemberdayaan sumber daya lokal di Hotel Bonero itu, ada beberapa hal yang disepakati bersama salah satunya tujuan dibentuknya tim sosial ekonomi.
“Saya usul, tim ini diisi oleh kades ring 1 dan dibawah tanggung jawabnya PT Meindo,” ungkap pria berkumis.
Tujuan dibentuknya tim sosial ekonomi ini dintaranya, membantu sosialisasi tentang pelaksanaan proyek ke seluruh lapisan masyarakat, membantu seleksi tenaga kerja yang diperlukan untuk kebutuhan proyek.
“Karena, saya yakin PT Meindo tidak mungkin langsung turun ke masyarakat melakukan sosialisasi,” lanjut Dwi, sapaan akrabnya.
Tujuan tim yang didukung penuh 8 pemdes lainnya Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Desa Kalitidu, Leran, Kecamatan Kalitidu, Desa Jelu, Wadang, Tengger dan Bareng, Kecamatan Ngasem, serta Desa Ngablak, Kecamatan Dander.
Dukungan ini adalah menjamin kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan proyek, membantu meredam gejolak sosial ekononi dari masyarakat yang mungkin timbul dari adanya proyek tersebut.
“Dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan proyek,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, dalam pelaksanaan proyek di Kedung Keris bisa berjalan lancar, tidak ada kendala dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera bisa dirasakan bersama.
Di konfirmasi terpisah, Humas PT Meindo Elang Indah, Anan Prasetya, mengaku, saat ini pembentukan tim sosial ekonomi masih dalam proses diskusi.
“Masih dirembug,” ujarnya singkat.(rien)