SuaraBanyuurip.com -Â Â Ina Maghfiroh
Tuban- Panitia pelaksana pekan olah kabupaten (Porkab)Tuban, Jawa Timur, meningkatkan koordinasi bersama stakeholder diantara kepolisian, keamanan dan kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa atlet Cabang Olahraga (Cabor) Bulu Tangkis di Porkab IV Tuban, Iqbal Novian (18), pada tahun 2017 lalu.
Peristiwa memilukan ini menjadi catatan khusus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.Â
“Dibutuhkan adanya antisipasi untuk mencegah kecelakaan saat dimulainya pertandingan,” ujar Wakil Ketua PORKAB V Tuban 2018, Zaenudin, ketika ditemui suarabanyuurip.com, di Kantor KONI Jalan Pramuka Tuban, Jumat (19/10/2018).
Pria ramah ini, menjelaskan, semua pihak tentu tidak mengharapkan adanya kecelakaan fatal. Untuk even tahun ini, persiapan akan dimantangkan salah satunya mengecek fasilitas olahraga atlet.Â
Untuk menyukseskan Porkab dalam rangka Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, semua panitia kabupaten, dan kecamatan sudah koordinasi. Di tiap kecamatan juga sudah mempersiapkan pendaftaran diri untuk verifikasi yang dimulai 22–28 Oktober.
Ada 32 Cabor yang diperlombakan dalam Porkab tahun ini. Rinciannya 12 Cabor yang dipertandingkan di tingkat kecamatan, 13 Cabor ditingkat Club, dan tujuh Cabor eksebisi.
Dengan jumlah atlet sebanyak 5.000 sampai 6.000 orang. Anggaran yang disiapkan untuk kegiatan tahunan ini sebesar Rp800 juta yang bersumber dari APBD.
Selain olahraga karate, silat, sepak bola, voly, futsal, tenis meja dan lainnya, ada hal baru mengenai Cabor tahun ini, yakni football, pentang, muatae.
“Ini dalam proses dan pencarian atlet, termasuk atlet tembak,” terang pendidik di SMP Negeri 2 Tuban.
Setiap cabor sudah mempersiapkan dengan matang. Sehingga kualitas pelaksanaannya dari tahun ke tahun ada peningkatan.
Diharapkan setiap para pelatih cabor yang mengikuti Pusat Latihan Cabang Olahraga (PUSLATCAB) Kabupaten tidak terlibat secara langsung. Secara kepengurusan pelatih konsentrasi pada atlitnya masing-masing. (Ina)