SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Ada yang berbeda peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun ini di sekitar ring-1, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Selama dua hari, sejak Minggu (21/10/2018) kemarin hingga Senin (22/10/2018) hari ini, Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) melaksanakan rangkaian acara festival HSN.
Ketua pelaksana peringatan HSN, Abdul Wahid, menyampaikan, peringatan HSN dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Muawamah, di halaman kantor MWC NU Kecamatan Gayam hari Minggu kemarin.
“Festival hari santri dibuka langsung oleh bupati,” ujarnya, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (22/10/2018).
Di lanjutkan dengan rangkaian lomba keagamaan antara Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Diniyah (Madin) Se-Kecamatan Gayam.
“Lomba adzan, Tartil Quran, baca kitab, dai kecil dan paduan suara,” ungkapnya.
Sementara hari ini, selain upacara peringatan HSN di halaman Kecamatan Gayam dan syukuran juga dilaksanakan lomba Hadroh Al-Banjari se Kabupaten Bojonegoro yang diikuti sekira 50 peserta. Sebagai puncak festival hari santri.
“Semoga tahun-tahun berikutnya bisa kembali terlaksna,” kata pria ramah ini saat membuka Lomba Hadroh Al-Banjari di halaman MWC NU.
Terpisah, Koordinator Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Gayam, Nurus Syifak, menyambut baik dengan digadengnya PAI dalam perhelatan HSN.
“Dalam kegiatan ini memang kami digandeng dalam kepanitiaan. Tapi tidak ada agenda penyuluhan dalam peringatan hari santri ini,” ungkap pria yang juga menjabat ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gayam ini. (Ams)