Hasil Visum Belum Keluar

Kanit PPA Satreskrim Blora

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora -  Dugaan kasus pencabulan oleh oknum mantan Modin kepada bunga (bukan nama sebenarnya) yang dibawah umur dengan keterbelakangan mental di Kecamatan Tunjungan masih dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Blora, Jawa Tengah. Pihak kepolisian belum menerima hasil visum dari rumah sakit.

Kanit PPA Satreskrim Polres Blora, Ipda Lilik Widyastuti, mengaku, pihaknya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Karena sampai sekarang belum keluar.

“Sambil menunggu kita juga masih gali saksi-saksi,” ujar Ipda Lilik sambil menunjukkan pesan singkat dari rumah sakit, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (23/10/2018).

Ayah korban, Djasman (63) meminta agar pelaku bisa segera ditangkap dan diadili.

“Kalau pihak keluarga pengennya keadilan, pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” kata Djasman, saat memberi keterangan di Unit PPA Satreskrim Polres Blora, Selasa (23/10/2018).

Meski sudah melakukan pencabulan terhadap anaknya, namun pelaku SM (60) tidak merasa bersalah terhadap keluarga. Pelaku justru mengumbar aib tersebut di masyarakat.

Baca Juga :   Pasar Jepon Terbengkalai

“Saya itu jengkel sama pelaku, dia seolah-olah merasa bangga dan menceritakan aib tersebut ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Suprianto yang ikut mendampingi pihak keluarga korban di Mapolres Blora mengatakan, jika selama ini pelaku masih saja bebas berkeliaran di desa. Bahkan pelaku masih saja sering adzan di masjid.

“Pelaku itu kalau sedang adzan di masjid, warga malah semakin emosi. Tapi warga tidak berani berbuat apa-apa karena di desa pelaku termasuk orang punya,” ucap Suprianto.(Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *