SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa), menyampaikan, produksi minyak nasional tahun 2018 diprediksi tidak akan mencapai target.
Kepala Bagian Humas SKK Migas Jabanusa, Doni Ariyanto, mengatakan, sesuai target yang ditetapkan Pemerintah sebesar 800 ribu barel per hari (Bph), rata-rata produksi saat ini hanya sebesar 773 ribu Bph.
“Padahal, konsumsi minyak sampai saat ini lebih kurangnya 1,6 juta Bph,” kata Doni Ariyanto, saat memberikan sambutan pada acara Hulu Migas Goes to Campus di Universitas Bojonegoro (Unigoro), Selasa (23/10/2018).
Dengan kondisi tersebut, Indonesia mengalami devisit kurang lebih 800 ribu Bph sampai 900 ribu Bph. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia harus melakukan import.
“Kami, secara aktif mendukung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) di daerah untuk mencapai target yang ditetapkan,” tandasnya.(rien)Â