SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Konsorsium PT Rekayasa Industri – Japan Gas Corporation – Japan Gas Corporation Indonesia (RJJ) melakukan sosialisasi site preparation konstruksi gas metering proyek gas processing facility (GPF) Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (31/10/2018).
Dalam paparannya, Site Manager RJJ, Zainal Arifin menyampaikan rencana kerja dan ruang lingkup pekerjaan proyek konstruksi gas metering GPF JTB.Â
“Insya Allah pekerjaan awal konstruksi gas metering GOF JTB dilakukan pada tanggal 15 November 2018 mendatang,” ujar pria asal Tuban, Jawa Timur itu.
Pada kesempatan itu Zainal, sapaan akrannya, juga memohon doa restu serta dukungan dari Muspika Gayam, pemerintah desa dan masyarakat Desa Brabowan agar pelaksanaan pekerjaan gas metering GPF JTB berjalan aman dan lancar.
“Tanpa dukungan dari semua pihak, pekerjaan ini tidak akan berjalan dengan baik,” tuturnya.
Kepala Desa Brabowan, Sukiran menegaskan akan mendukung penuh pelaksanaan pekerjaan konstruksi gas metering GPF JTB. Dia berharap, pekerjaan tersebut dapat menyerap tenaga kerja lokal setempat.
Sementara, Lead Contructions PEPC GPF JTB, Irvan Nurdhianto menyampaikan komitmennya terkait aspek keselamatan kerja dalam pekerjaan konstruksi gas metering GPF JTB.
“Dalam beroperasi kami selalu mengutamakan keselamatan kerja,” tandasnya.Â
Hadir pada kesempatan itu, Muspika Gayam, Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Brabowan, PT Yasa Industri Nusantara (YIN), selaku Subkontraktor RJJ dalam pekerjaan konstruksi gas metering GPF JTB dan PT Pertamina EP Cepu (PEPC), selaku Operator Unitisasi Lapangan Gas JTB. (ams)