SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Menjadi jurnalis atau wartawan itu indah, karena bisa memawancarai siapa saja. Demikian disampaikan KH. Ahmad Damanhuri, ketua yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Hadi Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Tuban.
Dicontohkan, menjadi jurnalis, santri bisa wawancara orang bisa hingga pejabat seperti bupati, Direktur Pertamina dan sebagainya.
“Makanya menjadi jurnalis itu indah,’’ ujar Kiai Damanhuri, dihadapan para santrinya saat memberi sambutan pembukaan Sekolah Jurnalistik Dasar (SJD) untuk SMA/SMK/MA, Rabu (21/11/2018).
Sekolah jurnalistik dasar ini hasil kerjasama Ronggolawe Pres Solidarity (RPS) dengan Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati. Kegiatan ini merupakan putaran keempat. Setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di SMAN 1 Soko, SMK Almustawa dan SMK Tarbiyatut Thullab yang semuanya di Kecamatan Soko.
Di SMK Plus Al Hadi dan titik kelima, sekolah jurnalistik dasar akan digelar di MAN 2 Rengel, yang berada di Kecamatan Rengel atau sekitar jalur pipa distribusi minyak Blok Cepu.Â
Pembukan sekolah jurnalistik dasar dihadiri Tarmizi Legal and Relation Staf PT Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati dan Ketua RPS Khoirul Huda. Juga hadir Sekretaris Kecamatan Rengel Suwasis, Kepala Sekolah SMK Plus Al Hadi Shodiqun serta ketua yayasan. Sebanyak 32 peserta dari siswa sekaligus santri terlibat dalam kegiatan selama dua hari ini.
Tarmizi berharap sekolah jurnalistik dasar ini bisa memberi manfaat pada para siswa dan santri yang menjadi peserta. Karena itu, semua peserta diharapkan menyimak dan mencermati semua materi yang disampaikan.
‘’Semoga bermanfaat, ini salah satu bentuk dukungan kami dalam dunia pendidikan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi kegiatan Pertamina,’’ terangnya.
Hal yang sama disampaikan Sekcam Rengel Suwasis. Menurutnya, tidak semua sekolah dan semua siswa mempunyai kesempatan mengikuti kegiatan sekolah jurnalistik. Dia meminta agar para peserta memanfaatkan benar kegiatan tersebut, untuk menambah wawasan dan ilmu.
‘’Ilmu yang diberikan nanti sangat bermanfaatkan. Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi kalian semua untuk lebih baik ke depan,’’ pesannya.Â
Selama dua hari peserta akan ditempa beberapa materi jurnalistik dasar. Mulai menjadi netizen cerdas, dasar-dasar jurnalistik, fotografi, video jurnalistik, teknik reportase dan wawancara, teknik menulis berita, praktik reportase wawancara dan menulis berita. (aim)