SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT BBS (Bojonegoro Bangun Sarana) mengklaim telah mengembalikan penyertaan modal dari pemkab sebesar Rp11.500.000.000.
Direktur PT BBS, Tonny Ade Irawan mengatakan, modal awal yang diberikan oleh Pemkab pada tahun 2006 sebesar Rp1.500.000.000. Kemudian penyertaan modal kedua tahun 2012 sebanyak 10.000.000.000.
Dari total penyertaan modal tersebut, BBS telah mengembalikan sebesar Rp12.345.460.727.Â
“Sehingga kami sudah mengembalikan seluruh penyertaan modal yaag diberikan oleh Pemkab,” kata Tonny, sapaan akrabnya.Â
Tahun ini, pihaknya menyetorkan pendapatan asli daerah sebesar Rp250 juta yang didapatkan dari pengelolaan sumur tua di Kecamatan Kedewan. Pengelolaan sumur tua itu, berdasarkan perjanjian dengan pemilik wilayah kerja pertanbangan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.Â
“Tahun depan kami optimis meningkatkan PAD hampir 200 persen,” pungkasnya.Â
Pada triwulan ketiga, PT BBS telah menyetorkan laba hampir sebesar Rp1 miliar lebih. Semua modal yang dikembalikan perusahaan plat merah itu berasal dari laba bisnis yang dijalankannya.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Prianto, meminta PT BBS komitmen menjalankan rencana bisnisnya kedepan sehingga bisa menyetorkan PAD sesuai target.Â
“Ya kita lihat saja, apa benar bisa menghasilkan PAD sebesar itu,” pungkasnya.(rien)