SuaraBanyuurip.com -Â Hidayatul Khoiriyah
Tuban-Â Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dipastikan naik pada 2019. Jumlah ADD yang diterima sebesar Rp123 miliar dan DD Rp256.256.128.000.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding dana desa tahun 2018 sebesar Rp252 miliar, dan alokasi dana desa Rp117 miliar.Â
“Dana desa maupun alokasi dana desa sudah kita transfer ke semua desa,” ujar Kasi Fasilitasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan KB Tuban, Lusiana, ketika ditemui suarabanyuurip.com, di ruang kerjanya, Senin (3/12/2018).
Lusiana menjelaskan perbedaan tahap pencairan antara dana desa dengan alokasi dana desa. Pencairan dana desa dilakukan dua tahap per semester. Sementara alokasi dana desa tiga tahap yang dicairkan setiap empat bulan sekali.Â
Pencairan dana desa berlangsung lancar tanpa kendala. Sedangkan untuk alokasi dana desa ada beberapa desa yang belum menerima penuh karena belum melaporkan PBB.Â
“Untuk pencairan alokasi dana desa kita sesuaikan presentase pelunasan PBB sampai akhir Oktober,” tegasnya.Â
Adapun desa yang belum melakukan pelaporan PBB hingga akhir Oktober, di antaranya Desa Dikir, Kecamatan Tambakboyo; Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu; Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban; dan Desa Penidon, Kecamatan Plumpang.
Terpisah, Sekretaris Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Wahyu Denis Khoirul Alfendi, menjelaskan jika pencairan dana desa dan alokasi dana desa telah diterima dan tidak ada kendala.
“Selama ini pencairan DD dan ADD tidak ada kendala,” pungkasnya. (hida)