Momentum Hari Kartini 2026 dan HUT Damkarmat Jadi Refleksi Pengabdian Bojonegoro

Hari Kartini dan HUT Damkar
UPACARA : Momentum Hari Kartini 2026 dan HUT Damkarmat Jadi Refleksi Pengabdian Bojonegoro.(ist/prokopim)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro —  Refleksi untuk memperkuat peran perempuan sekaligus meningkatkan ketangguhan sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan tercermin dalam upacara peringatan Hari Kartini ke-147 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

‎Bertindak sebagai inspektur upacara di halaman Gedung Putih, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, bahwa perempuan memiliki potensi yang setara dengan laki-laki, baik dari sisi intelektual maupun kontribusi di berbagai sektor.

‎“Tidak ada perbedaan potensi antara laki-laki dan perempuan. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan,” katanya dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com.

‎Pria asli Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini mendorong perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil peran strategis di masyarakat.

‎Selain itu, bupati berlatar belakang pengusaha itu menyampaikan, bahwa tantangan ke depan, seperti transformasi digital dan perubahan iklim, menuntut peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk di sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan.

‎”Peran mereka tidak hanya sebagai pemadam, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :   Pasangan Riyadi - Wafi Nomor 1, Lindra - Joko Nomor 2 
Kartini Bojonegoro
Bupati Setyo Wahono dan Wabup Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, dan para Kartini Bojonegoro foto bersama di halaman Gedung Putih.(ist/prokopim)

‎Di lain sisi, peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) juga ditekankan sebagai representasi pemerintah di lapangan. Keduanya diharapkan mampu menjalankan tugas secara tegas namun tetap humanis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

‎“Penegakan peraturan harus dilakukan dengan hati nurani, mengedepankan rasa keadilan dan kepedulian terhadap masyarakat,” lanjutnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Wahono juga menekankan pentingnya sinergi, efektivitas, dan akurasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik guna menciptakan stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan daerah.

‎Mas Wahono, begitu ia karib disapa, menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan, khususnya yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ucapan selamat juga diberikan kepada seluruh jajaran pemadam kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :   Ketua JMSI Bojonegoro, Ririn Wedia: Semangat Kartini Harus Hidup di Dunia Pers

Momentum hari Kartini dan HUT Damkarmat serta Satpol PP dan Satlinmas tahun ini menjadi refleksi pengabdian Bojonegoro.(fin/adv/prokopim)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait