SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendukung kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara dan tertib berlalulintas di jalan raya termasuk di jalan sekitar lokasi proyek GPF J-TB oleh operator Proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang menyasar di sekolah-sekolah sekitar lokasi project.
Seperti yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) I Ngasem, yang dipusatkan di aula SMPN setempat, Selasa (04/12/2018).
“Tujuannya kan baik untuk keselamatan berkendara dan tertib berlalulintas jadi kami mendukung saja,” kata Kepala Desa Ngasem, Suwondo, kepada Suarabanyuurip.com disela-sela acara sosialisasi di SMPN I Ngasem.
Sementara dihadapan 50 lebih siswa siswi SMPN I Ngasem, Kepala Tim HSSE proyek Gas Processing Facility (GPF) J-TB, Feriawan, mengatakan, sesuai data dari Korlantas Polri hingga pertengahan 2018, jumlah korban kecelakaan meninggal dunia mencapai angka lebih dari 6.000 jiwa. Dari jumlah tersebut didominasi kalangan remaja dan anak-anak antara usia 15 sampai 19 tahun.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berupaya untuk menanamkan pentingnya keselamatan dalam berkendaraan agar dipahami oleh adik adik semua. Apalagi di sekitar lokasi proyek GPF J-TB banyak kendaraan berat lalu lalang, jadi sebisa mungkin untuk dihindari,” kata Feriawan.
Di sarankan, jika memang perlu melewati jalan raya sekitar proyek GPF J-TB harus siap dengan kelengkapan berkendaraan. Seperti SIM, makai helm, kaca spion, memakai baju keselamatan, makai sarung tangan dan sepatu keselamatan.
“Karena ini akan menghindarkan kita dari bahaya yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.
Sementara Kepala Sekolah SMPN I Ngasem, Wahyudi, mengucapkan terima kasih kepada tim PEPC yang telah mengenalkan bagaimana berperilaku yang benar selama berkendara kepada siswa siswi SMPN I Ngasem.
Di harapkan anak-anak dapat memahami, mengingat, dan menjalankan berbagai materi keselamatan dalam berkendara yang telah dipaparkan tersebut.
“Karena ini penting bagi anak-anak agar tidak ceroboh dalam berkendara di jalan raya,” pungkasnya.
Sebelumnya kegiatan serupa juga dilakukan PEPC di SDN I dan II Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.(rien)
