DPRD Minta Bupati Anna Perhitungkan Pengaspalan Jalan

Fauzan ketua komisi D

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Rencana Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah, melakukan pengasapalan jalan poros desa dan pengecoran jalan poros kecamatan direaksi Komisi D DPRD setempat.

Komisi dewan yang membidangi masalah pembangunan itu meminta agar Bupati Anna memperhitungkan kontur (permukaan) tanah Bojonegoro. 

“Ya jangan langsung semua digebyah uyah atau disama ratakan,” tegas Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, M Fauzan, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (10/12/2018). 

Menurut politisi Partai Demokrat ini, kontur tanah di Bojonegoro tidak semuanya cocok dengan aspal atau cor. Sehingga sebelum melakukan pembangunan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus melakukan kajian terlebih dahulu. 

“Bukan berarti saya tidak setuju dengan aspal atau cor ya, tapi lebih baik dikaji dulu,” sarannya. 

Dengan kekuatan APBD Bojonegoro 2019 yang mencapai hingga Rp4,6 triliun, pihaknya yakin Bupati Anna bisa mengubah infrastruktur Bojonegoro menjadi lebih baik lagi. 

“Tapi lebih baik lagi jika, perbaikan jalan dilakukan untuk yang rusak parah terlebih dahulu dibanding mengganti jalan yang sudah dipaving,” tandas pria asal Bareng, Kecamatan Ngasem ini. 

Baca Juga :   Endus ASN Bojonegoro Tidak Netral di Pemilu 2024, Pemkab Adakan Ikrar Netralitas dan Bentuk Satgas

Sebelumnya, Bupati Anna menyampaikan, tahun 2019 pemerintah desa dilarang mengajukan anggaran untuk pavingisasi jalan kecuali jalan lingkungan. Kedepan poros desa dan kecamatan akan dilakukan pengaspalan, sementara poros kabupaten dilakukan cor beton.

“Dengan APBD yang besar, kita tidak perlu lagi gunakan paving tapi aspal dan cor beton,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *