Karyawan Karangsem di IKSG Lebih Banyak dari Temaji

Karyawan Karangsem di IKSG Lebih Banyak dari Temaji

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu selama ini mendapat keistimewaan dari manajemen PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Jumlah karyawan Karangasem lebih banyak dibandingkan dari Desa Temaji yang masuk dalam wilayah perusahaan anak usaha Semen Indonesia (Persero) Tbk. 

“Warga Karangasem yang bekerja di IKSG juga tak sedikit,” ujar Kasi HRD IKSG, Rahmad Agus Pranoto, ST, dalam siaran persnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (12/12/2018).

Tenaga kerja yang terlibat mencakup tenaga outsorcing dan organik. Adapun tenaga outsorcing dari Karangasem, Socorejo, dan Temaji jumlahnya 194 karyawan. 

Rinciannya Desa Karangasem 70 orang atau 36% dari total. Desa Socorejo 81 orang atau 41,7%, dan Temaji yang paling sedikit yakni 43 orang atau 22,2% dari 194.

“Kedepan kita akan setarakan untuk karyawan dari Temaji,” imbuh pria ramah ini. 

Aguk biasa disapa, menyayangkan jika dengan adanya 10 tenaga skill mesin baru langsung didemo. Meskipun Karangasem tak masuk wilayah perusahaan, namun manajemen IKSG tetap melibatkannya. 

Baca Juga :   Dinas ESDM Jateng Keluarkan Izin Tambang Pasir Darat Cepu

Mengacu Peraturan Bupati (Perbup) Ketenagakerjaan No 19 tahun 2017, dijelaskan perusahaan merekrut karyawan di sekitarnya. Artinya IKSG berdiri di Tuban, dan tenaga skill tersebut juga domisili di Bumi Wali. 

Kepala Bina Lingkungan IKSG Tuban, Dwi Saleh, menambahkan jika perusahaannya selama ini intens menjalin komunikasi dengan Pemdes dan masyarakat sekitar. Termasuk kedatangan mesin baru kemasan woven/plastik.

“Sesuai permintaan pasar kemasan semen nantinya woven bukan kertas,” imbuh pria murah senyum itu.

Sesuai rencana awal, mesin woven baru harus beroperasi di bulan Januari 2019. Dengan kedatangan 10 tenaga skill yang berpengalaman di bidangnya, diharapkan mempercepat proses instal mesin. 

“Sekarang tenaga skill masih tahap instal mesin sehingga belum kelihatan profesionalnya,” tambahnya. 

Selepas berfungsinya mesin baru ini, kedepan akan ada karyawan ahli yang sebelumnya bergelut kertas ke woven. Peralihan ini sesuai permintaan pasar, sehingga dibutuhkan dukungan dan pengertian dari seluruh elemen. 

Sekdes Karangasem, Idris mengakui jika warganya yang bekerja di IKSG tak sedikit. Adapun wilayah perusahaan hanya bertempat di Desa Socorejo dan Temaji. Hal ini sesuai peta perusahaan yang ditunjukkan oleh manajemen anak usaha PT SI. 

Baca Juga :   BBS Potensi Merugi 550 Bph, DPRD Bojonegoro Temukan Pengepul Solar Ilegal di Sumur Tua

“Warga Karangasem sejak awal perusahaan berdiri sudah banyak yang bekerja di IKSG,” pungkasnya. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *