SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Manajemen PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) menyampaikan jika wilayahnya hanya mencakup dua desa yaitu Desa Socorejo dan Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan luasan lahan perusahaan untuk di Socorejo 53.244 meter persegi. Sedangkan di Temaji 34.554 meter persegi.Â
“Kita hanya berdiri di dua desa,” ujar Kasi HRD IKSG, Rahmad Agus Pranoto, ST, dalam siaran persnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (12/12/2018).
Kendati demikian, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini masih berbaik hati dan memberikan perhatian terhadap warga Desa Karangasem. Mulai pelibatan tenaga kerja hingga pemberian program Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan.Â
Selama ini komunikasi pihak perusahaan yang sudah 27 tahun berdiri juga baik. Baik formal maupun informal terus dilakukan, supaya hubungan di sekitar corporate kondusif.Â
“Seperti kedatangan mesin plastik baru beserta tenaga ahlinya juga sudah kita sampaikan ke Pemdes tiga desa terakit,” imbuh pria ramah ini.Â
Kepala Desa Socorejo, Arief Rahman Hakim, juga menyayangkan adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan pemuda Karangasem didukung Aliansi Karang Taruna itu. Dia berharap semua pihak menyelesaikan setiap masalah dengan musyawarah.
“Kalau mau komplain, seharusnya Socorejo dan Temaji. Tapi kami selalu menyelesaikan persoalan dengan musyawarah bukan turun jalan,” sambung alumnus PMII Yogyakarta itu.Â
Sekdes Karangasem, Idris juga membenarkan jika tidak ada wilayahnya yang ditempati IKSG. Hanya dua desa Socorejo dan Temaji.Â
“Tim IKSG dan Swabina juga memberitahukan kedatangan mesin baru beserta 10 tenaga ahlinya. Saya sendiri yang menemuinya waktu itu,” sambungnya.Â
IKSG juga menitipkan data 10 karyawan tenaga ahli yang akan mengoperasikan mesin plastik. Data tersebut sudah diserahkannya kepada petinggi desa, saat IKSG ke balai desa sedang ada agenda dinas luar. (aim)