Pemdes Katur Dukung EMCL Perpanjang Kontrak Lapangan Minyak Banyu Urip Blok Cepu

Kades Katur, H. Sukono.
Kades Katur, H. Sukono.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Jelang berakhirnya masa kontrak pengelolaan Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Pemerintah Desa (Pemdes) Katur, Kecamatan Gayam, menyatakan dukungannnya untuk perpanjangan kontrak pengelolaan ladang minyak yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

‎EMCL memiliki kontrak kerja sama untuk mengelola Lapangan Banyu Urip hingga 2035. Pemdes Katur mengaku, masyarakat telah banyak merasakan manfaat dari kontribusi yang diberikan oleh EMCL.

‎”Tentu kami mendukung EMCL memperpanjang kontrak, karena selama saya menjadi kepala desa (Kades) Katur, masyarakat sudah banyak merasakan manfaat keberadaan EMCL,” kata Kades Katur, Sukono kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (9/12/2025).

‎Sebagai desa wilayah ring satu pengeboran minyak dan gas bumi (migas) Blok Cepu, masyarakat dan pemdes juga menjalin hubungan yang baik dan harmoni. Sehingga gejolak sosial pun tidak pernah muncul dari desa ini.

‎”Katur ini belum pernah aksi demo, karena EMCL banyak membantu masyarakat kami, setiap tahun kami mendapat bantuan dari CSR,” ujar mantan Ketua Paguyuban Kades se Kecamatan Gayam ini.

‎Atas berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelontorkan oleh EMCL, terjadi perubahan yang menurut Sukono dinilai cukup signifikan. Mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

‎Sukono mencatat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Katur juga mendapat sentuhan CSR EMCL. Yang terbaru BUMDesa Katur Jaya Makmur mendapat bantuan pembuatan pusat jajanan serba ada atau pujasera.

‎Dalam bidang ekonomi, tak hanya bantuan untuk BUMDesa didapat dari EMCL, tetapi Koperasi Rajekwesi, kemudian Koperasi KPA, pun mendapat guyuran pengembangan.

‎Koperasi Produsen Agribisnis (KPA) “Makmur Sejahtera Bersama” ini tercatat memasok beras merek Patembayan Dewi Sri itu setelah melalui kerja sama dengan vendor katering EMCL yang ditandatangani pertengahan tahun 2022 silam.

‎”Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa dari EMCL, serapan tenaga kerja juga banyak dari Katur, sedangkan bicara ada yang masih kurang tentu ya ada, misalnya tambah program lagi, itu harapan kami untuk masyarakat,” ucapnya.(fin)

Pos terkait