SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Hingga menjelang akhir tahun 2018, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum memperoleh keuntungan bagi hasil penyertaan modal (Particapting Interest/PI) Blok Cepu dari PT Surya Energi Raya (SER).
Sekalipun sekarang ini kurs dolar mencapai Rp15.100, dan harga minyak mentah sebesar USD70 per barel, dengan capaian produksi minyak mentah dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, mencapai 215 ribu barel per hari (Bph).
“Sampai sekarang, kita belum mendapatkan apa-apa dari PI Blok Cepu,” tegas Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yayan Rohman, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (14/12/2018).
Menurut Yayan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) sebagai pengelola PI Blok Cepu, sudah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS) untuk menunjuk direktur sementara menggantikan direktur utama yang habis masa jabatannya.
“Dalam RUPS itu, asisten dua bagian ekonomi dan pembangunan, Pak Setyo Yuliono ditunjuk sementara menggantikan Pak Ganesha Askari,” tambah pria berkulit sawo matang ini.
Disinggung terkait pertanggung jawaban pembukuan dan pengelolaan PI selama ini, Yayan menegaskan, tidak ada yang perlu dipertanggungjawabkan karena masih menunggu jawaban Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas rekomendasi yang dikeluarkan agar Bupati merubah pola kerjasama antara PT ADS dengan PT Surya Energi Raya (SER) sebagai penyandang dana.
“Ya RUPS nya sudah membahas itu juga, tinggal menunggu penunjukan direktue definitiv,” tegasnya.
Apa yang disampaikan Yayan tersebut bertolak belakang dengan hasil rapat antara Komisi B DPRD Bojonegoro dengan PT ADS semasa dijabat Ganesha pada September 2018 lalu.
Ganesha menyatakan jika PT ADS optimis bisa membayar investasi yang telah dikeluarkan PT Surya Energi Raya (SER), mitra penyandang PI Blol Cepu, sebesar Rp1,363 triliun. Dengan catatan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2017 segera dilaksanakan.
“Kita sanggup membayar SER tahun ini juga, tidak perlu menunggu tahun 2020,” tegas Direktur Utama PT ADS, Ganesha Askari, saat itu.
Dalam pengelolaan PI Blok Cepu ini, keuntungan PT ADS adalah adanya penerimaan dalam bentuk dolar. Sementara pembayaran kembali investasi dilakukan dalam rupiah.
Dengan adanya pembayaran investasi PI Blok Cepu kepada PT SER, maka dipastikan Bojonegoro segera memperoleh keuntungan sesuai perjanjian kerjasama. Yakni 25 persen untuk ADS, dan PT SER sebesar 75 persen.
Dimintai konfirmasi terkait hal itu, Sekretaris Komisi B, Lasuri, tidak berkomentar banyak.
“Ya, memang seharusnya kita sudah dapat keuntungan PI, tapi ya ditunggu saja karena harus ada direktur definitiv untuk proses itu,” pungkasnya.(rien)