SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, selama ini melakukan pembinaan terhadap Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan (SP) yang mengelola ongkos angkat dan angkut minyak mentah di sumur tua dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.
“Iya, KUD SP termasuk binaan kami juga,” kata Kepala Koperasi dan UKM, Elzadeba, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (19/12/2018).
Pembinaan tersebut bertujuan agar KUD SP menjalankan usahanya dengan baik dan benar, sehingga bisa menyejahterakan anggotanya yang sebagian besar adalah para penambang.
Selain menjalankan usaha di bidang jasa yakni mengelola ongkos angkat dan angkut bagi para penambang, Dinas Koperasi dan UKM juga mengarahkan KUD yang berada di Desa Kedewan, Kecamatan Kedewan ini membuat usaha yang lain.
“Tujuannya, agar KUD SP tetap bertahan seandainya kontraknya di sumur tua terhenti,” tukas wanita berhijab.
Saat ini, surat rekomendasi dari Bupati Anna Muawanah untuk perpanjangan kontrak KUD SP masih dalam proses. Belum diketahui, apakah diperpanjang atau tidak.
“Rekomendasi masih di Bupati Anna, belum turun sampai sekarang,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Anna Muawanah, mengaku, masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait, yaitu Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Kita lihat dulu ya, koordinasi dulu dengan Kementerian ESDM,” ujarnya singkat.(rien)