Kilang TPPI Tuban Besok Didemo Warga

Kilang TPPI Tuban Besok Didemo Warga

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Kilang Minyak PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (21/12/2018) besok, akan didemo seratus warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu. Surat izin aksi damai sudah dilayangkan kepada Polsek Jenu pada 19 Desember 2018 lalu.

“Aksi damai kami mulai pukul setengah tujuh pagi,” ujar Korlap Aksi, Ali Maksum, dalam surat pemberitahuan aksi yang diterima suarabanyuurip.com, Kamis (20/12/2018).

Adapun sasaran aksi ada dua titik, yaitu Gate 5 dan Gate 8 TPPI. Ada dua dua tuntutan yang akan diusung massa. Pertama warga Tasikharjo tak terima dengan alasan sepihak atas M. Nurfakih yang diajukan oleh user Bambang Herwiyono Adi (Laboratory Section Head).

“Tuntutan terakhir Bambang Herwiyono Adi dikeluarkan dari TPPI Tuban,” imbuhnya.

Sampai dengan berita ini diturunkan, manajemen Kilang TPPI Tuban belum berkenan memberi keterangan perihal dua tuntutan massa.

Perlu diketahui, PT Pertamina (Persero) bersama PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) telah melakukan ekspor produk petrokimia Paraxylene sebanyak 10.000 Metrik Ton (MT) ke Tiongkok guna memenuhi permintaan pasar di kawasan Asia Pasifik. Ekspor perdana produk Paraxylene Pertamina dan TPPI dilakukan seiring dengan tingkat produksi kilang TPPI yang kini telah mencapai 67 ton/jam.

Baca Juga :   Tatik, Pahlawan Batik dari Desa Ring 1 Lapangan Migas Pertamina Sukowati

Paraxylene adalah bahan baku utama untuk memproduksi PTA (purified terephthalic acid). Paraxylene merupakan hasil produksi kilang petrokimia yang diproduksi dari bahan kondensat atau naptha. 

Hasil Paraxylene sebagian besar berupa PTA yang menjadi komponen penting dalam industri tekstil. Selain itu Paraxylene juga dapat diproses menjadi PET, sebagai komponen utama bahan baku kemasan makanan dan minuman karena sifatnya tidak beracun. 

Paraxylene juga memiliki produk turunan yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari seperti, tempat (casing) telepon genggam, dashboard pada kendaraan, dan sebagainya. Paraxylene itu merupakan hasil produk kilang petrokimia yang diproduksi dari bahan kondensat atau naphta.

Sesuai anjuran pemerintah, Kilang TPPI mengoptimalkan hasil produksi dalam negeri. Daripada memperbanyak impor, lebih baik memperbanyak ekspor sehingga akan menambah devisa negara, dan tentunya keuntungan Pertamina juga akan lebih banyak dari sebelumnya. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *