Aksi Warga Tasikharjo di Kilang TPPI Tuban Batal

Kades Tasikharjo Tuban Damuri

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Rencana demo seratusan warga Tasikharjo, Kecamatan Jenu di Kilang PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) Tuban, Jawa Timur, soal kabar pemecatan karyawan sepihak atas nama Nurfakih hari ini batal. Miskomunikasi tersebut selesai dalam mediasi, yang ditengahi oleh Kepala Desa (Kades) Tasilharjo, Damuri.

“Setelah kedua pihak bertemu ternyata hanya miskomunikasi,” ujar Kades Damuri, kepada suarabanyuurip.com, melalui sambungan telepon, Jumat (21/12/2018).

Kades ramah itu, meyakini tidak ada permasalahan yang tak bisa diselesaikan. Selama mau duduk bersama dan tak mementingkan ego, dan menguntungkan kedua pihak pasti ada solusi.

Dalam mediasi awalnya kedua belah pihak saling ngotot. Setelah dijelaskan Tasikharjo dan Kilang TPPI merupakan satu keluarga dan saling membutuhkan, maka sudah menjadi komitmen bersama untuk saling menjaga kekeluargaan.

Artinya kalau warga desa ada yang merasa dirugikan mohon TPPI membantu. Begitupula kalau perusahaan pengolahan minyak ada problem, Pemdes juga tak akan menggenggam tangan.

“Persoalannya hanya miskomunikasi saja ketika pak Bambang ditelepon dan Hp satunya itu milik anaknya,” imbuhnya.

Baca Juga :   Tripatra Hentikan Kendaraan Proyek

Otomatis komunikasi antara warga dalam hal ini Ali Maksum dan Bambang Herwiyono Adi (Laboratory Section Head TPPI) gak bisa nyambung. Ketika WA sudah dibaca tapi gak dibalas Pak Bambang, disinilah Ali Maksum mulai geram.

Seharusnya outaorcing sama user, sebelum pemutusan hubungan kerja harus ada pemberitahuan dulu. Minimal ada penjelasan detail, dan bimbingan supaya tak salah paham.

“Kemarin setelah ketemu, akhirnya miskomunikasi selesai dan Nurfakih tetap bekerja di TPPI,” terangnya.

Informasi yang diterima Damuri, Nurfakih telah mengajukan izin selama sebulan karena harus menjaga orang tuanya sakit. Karena melihat Nurfakih sebagai penopang keluarga, maka petinggi desa sekitar perusahaan ikut andil menjadi mediator.

Sebagai orang nomor satu di Tasikharjo, Damuri sangat welcome terhadap semua investor karena konsekuensi berada di daerah industri. Sepanjang warga sudah menerima manfaat program Corporate Social Responsibility (CSR), mari jaga komitmen kebersamaan perusahaan tersebut.

“Jadi petinggi desa ring industri harus menjunjung kearifan supaya kepentingan warga dan perusahaan sama-sama terakomodir,” tambahnya.

Baca Juga :   Ijin Belum Turun City Gas Molor

Batalnya aksi damai di gate 5 dan gate 8 Kilang TPPI Tuban, juga dibenarkan oleh Kapolsek Jenu, AKP Elis Suendayati. Semua miskomunikasi dapat diselesaikan dengan mediasi.

Sampai dengan berita ini diturunkan, manajemen Kilang TPPI Tuban masih belum berkenan memberi keterangan resmi. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *